Gugatan Rp7 Miliar Ressa ke Denada, Psikologis Penggugat Dikabarkan Terganggu

- Minggu, 11 Januari 2026 | 11:15 WIB
Gugatan Rp7 Miliar Ressa ke Denada, Psikologis Penggugat Dikabarkan Terganggu

Nama Ressa Rizky Rossano mendadak ramai diperbincangkan. Ia muncul dengan klaim mengejutkan: mengaku sebagai anak kandung penyanyi Denada Tambunan. Tak hanya klaim, ia pun melayangkan gugatan ke pengadilan. Nilainya fantastis, Rp7 miliar.

Kini, setelah gugatan itu, kabarnya kondisi psikologis Ressa sedang tidak baik-baik saja. Hal ini diungkapkan oleh pengacaranya, Andika Meigista Cahya.

“Saat ini secara psikologis sih klien saya (Ressa Rizky Rossano) terganggu ya,” kata Andika dalam sebuah Zoom Meeting dengan media, Sabtu lalu.

Menurut sang kuasa hukum, tekanan itu datang dari respons publik. Banyak netizen yang tidak sepaham dengan langkah Ressa. Sorotan dan komentar pedas itu rupanya membebani pikirannya.

“Jadi seakan-akan klien saya ini mencari sesuatu tapi pada faktanya tidak seperti itu,” lanjut Andika menerangkan persepsi yang berkembang.

Ya, kondisinya memang sedang rapuh. Hal ini pula yang membuat tim hukumnya memilih untuk bersikap lebih hati-hati. Mereka enggan membuka semua kartu terlalu dini, mempertimbangkan keadaan klien.

“Saat ini klien saya sedang tidak baik-baik saja. Karena psikologisnya sedang kena ya, kasihan juga sih kalau kita buka, belum waktunya, terlalu prematur,” tuturnya.

Kemunculan Ressa ini memang mengundang tanda tanya besar. Selama ini, publik hanya mengenal Aisha Aurum dulu bernama Shakira Aurum sebagai satu-satunya anak Denada dari pernikahannya dengan Jerry Aurum. Lalu, dari mana datangnya pemuda 24 tahun ini?

Gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi itu mendalilkan perbuatan melawan hukum, berupa penelantaran anak. Tuntutannya jelas: ganti rugi tujuh miliar rupiah.

Kasus ini masih berbalut kabut. Satu sisi ada klaim dan tuntutan hukum, di sisi lain ada kondisi mental yang dikatakan terganggu. Semua mata kini tertuju pada perkembangan berikutnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar