PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), induk dari merek United E-Motor, resmi mengoperasikan pabrik perakitan dinamo mandiri di kawasan Curug, Tangerang, Banten. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat ekosistem manufaktur kendaraan listrik nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan suku cadang dari luar negeri.
Direktur UNTD, Andrew Mulyadi, menyatakan bahwa pabrik dinamo ini merupakan tonggak penting bagi United E-Motor dalam meningkatkan kemampuan manufaktur secara mandiri. "Dengan kemampuan produksi sendiri, kami dapat memiliki kontrol yang lebih baik terhadap kualitas," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (10/8/2026).
Pabrik yang beroperasi dalam satu kawasan terpadu ini memproduksi dinamo untuk sepeda motor listrik dengan spesifikasi 48V-750W. Selain itu, perusahaan juga membuat dinamo berkapasitas 1.200 watt yang dirancang khusus untuk model MX1200. Teknologi yang digunakan mengadopsi sistem hub drive, yaitu integrasi motor langsung pada roda, sehingga konstruksinya lebih sederhana dan efisiensi daya lebih baik.
Fasilitas manufaktur ini dilengkapi empat jalur produksi terintegrasi. Setiap unit mesin harus melewati uji dinamometer dan pemeriksaan kekedapan yang ketat sebelum dipasarkan. Dengan memproduksi komponen internal sendiri, UNTD memiliki keleluasaan untuk berinovasi sesuai karakteristik pasar domestik.
Andrew menambahkan, produksi dinamo secara mandiri memberikan keuntungan dalam pengendalian kualitas, efisiensi proses, dan fleksibilitas pengembangan produk. "Dinamo yang kami produksi menggunakan sistem hub drive dan salah satunya diperuntukkan bagi United E-Motor MX1200. Kami melihat teknologi ini memiliki keunggulan dari sisi efisiensi dan kesederhanaan konstruksi dibandingkan sistem mid drive," jelasnya.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan manufaktur dan teknologi guna mendukung kebutuhan kendaraan listrik United E-Motor yang semakin beragam. Langkah ini sekaligus menegaskan peran UNTD dalam membangun industri otomotif masa depan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.