Rosan Roeslani, yang merangkap jabatan sebagai Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, meyakinkan publik bahwa gelombang efisiensi energi di tubuh BUMN takkan jadi penghalang. Produktivitas dan layanan untuk masyarakat, tegasnya, akan tetap berjalan seperti biasa. Malah, momen ini justru dipakai untuk menguatkan kapasitas operasional perusahaan-perusahaan negara.
"Kami akan tetap menjunjung tinggi produktivitas dan juga pelayanan publik itu tetap akan berjalan seperti biasa," ujar Rosan.
Dia menambahkan, "Tetapi kami akan lebih meningkatkan dan meningkatkan kapasitas dengan tetap menjunjung tinggi produktivitas."
Pernyataan itu disampaikannya dalam sebuah konferensi pers virtual, Selasa lalu. Menurut Rosan, langkah penghematan ini bukan sekadar memotong anggaran. Ada tujuan yang lebih strategis di baliknya.
Di sisi lain, pemerintah justru melihat ini sebagai peluang. Momentum efisiensi itu akan dimanfaatkan untuk mendorong investasi di sektor energi baru terbarukan seperti panas bumi, tenaga surya, atau hidro. Akselerasi ini dinilai krusial untuk transisi energi nasional, sebuah proses yang tak bisa ditunda lagi.
Artikel Terkait
LPS Mulai Verifikasi Nasabah BPR Pembangunan Nagari Usai Pencabutan Izin OJK
KPK Perpanjang Penahanan Mantan Menag Yaqut 40 Hari
Gus Ipul: 625 Ribu Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Kembali Diaktifkan
DKI Percepat Penataan Zebra Cross di Jalan Soepomo Usai Viral Gambar Pac-Man