Rosan Roeslani: Efisiensi Energi BUMN Tak Ganggu Layanan, Justru Pacu Investasi EBT

- Rabu, 01 April 2026 | 04:55 WIB
Rosan Roeslani: Efisiensi Energi BUMN Tak Ganggu Layanan, Justru Pacu Investasi EBT

Rosan Roeslani, yang merangkap jabatan sebagai Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, meyakinkan publik bahwa gelombang efisiensi energi di tubuh BUMN takkan jadi penghalang. Produktivitas dan layanan untuk masyarakat, tegasnya, akan tetap berjalan seperti biasa. Malah, momen ini justru dipakai untuk menguatkan kapasitas operasional perusahaan-perusahaan negara.

"Kami akan tetap menjunjung tinggi produktivitas dan juga pelayanan publik itu tetap akan berjalan seperti biasa," ujar Rosan.

Dia menambahkan, "Tetapi kami akan lebih meningkatkan dan meningkatkan kapasitas dengan tetap menjunjung tinggi produktivitas."

Pernyataan itu disampaikannya dalam sebuah konferensi pers virtual, Selasa lalu. Menurut Rosan, langkah penghematan ini bukan sekadar memotong anggaran. Ada tujuan yang lebih strategis di baliknya.

Di sisi lain, pemerintah justru melihat ini sebagai peluang. Momentum efisiensi itu akan dimanfaatkan untuk mendorong investasi di sektor energi baru terbarukan seperti panas bumi, tenaga surya, atau hidro. Akselerasi ini dinilai krusial untuk transisi energi nasional, sebuah proses yang tak bisa ditunda lagi.

"Di satu sisi kita pun mengambil momentum ini untuk mengakselerasi beberapa kebijakan, policy, dan juga dari segi investasi dalam rangka mempercepat penggunaan renewable energy," lanjut Rosan.

Strateginya dirancang komprehensif, mencakup rencana jangka pendek, menengah, hingga panjang. Rosan yakin pendekatan bertahap ini akan membuahkan hasil positif untuk ketahanan energi Indonesia ke depannya.

"Sehingga ini merupakan suatu langkah secara komprehensif, baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang," tandasnya.

Jadi, pesannya jelas: efisiensi bukan berarti kemunduran. Justru sebaliknya, ini adalah cara untuk membangun fondasi yang lebih kokoh, sambil perlahan beralih ke sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar