ACEH TAMIANG – Senyum dan gelak tawa akhirnya kembali terdengar di antara puing-puing sisa bencana. Setelah berhari-hari bergulat dengan krisis, warga Aceh Tamiang bisa bernapas lega. Bantuan air bersih dari Tim Pertamina Peduli akhirnya tiba, mengakhiri penderitaan mereka yang nyaris tak tertahankan.
Bayangkan saja, tidak mandi selama sepuluh hari. Seorang bapak dengan ember di tangannya mengangguk saat ditanya relawan. "10 hari," ujarnya singkat. Jawaban polos itu seketika disambut senyum lebar dari warga lain yang mengantre. Mereka semua merasakan kelegaan yang sama. Momen haru itu terjadi Minggu lalu, tanggal 7 Desember 2025.
Di sisi lain, ibu-ibu langsung sibuk mencuci tumpukan baju. Sementara itu, di spot lain, banyak warga memanfaatkan air dari mobil tangki untuk sekadar membasuh badan. Aktivitas bersih-bersih yang sederhana itu terasa begitu berarti. Pemandangan ini jadi penawar duka di tengah lumpur dan kerusakan yang masih menyisakan kepiluan.
Melalui akun media sosialnya, @pertamina, Tim Pertamina Peduli mengungkapkan rasa syukur. Bantuan mereka berhasil menjangkau desa-desa yang paling terdampak.
Artikel Terkait
Jakarta Tenggelam: 85 RT dan 15 Ruas Jalan Terendam, Air di Pejaten Timur Tembus 2 Meter
Waspada, Jabar Siaga Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang Sepekan ke Depan
Hujan Deras Picu Status Siaga di Sejumlah Pintu Air Jabodetabek
Gedung Pemerintah Aceh Tamiang Bangkit, Berkat Tenaga Praja IPDN