"Saat ini video viral itu dalam proses penyelidikan dan upaya ungkap pelaku. Kalau sudah ada perkembangan kami sampaikan," jelas Ariasandy saat dikonfirmasi Rabu (19/11).
Setelah berhasil menurunkan bendera, kedua pelaku kemudian berpindah ke Taman Pecangakan untuk melakukan aksi pencoretan. Rekaman yang memperlihatkan proses vandalisme tersebut menyebar cepat di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang protes dari warganet.
Para pakar hukum menyoroti potensi jerat pidana bagi pelaku berdasarkan UDS RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan konten video secara luas guna mendukung proses investigasi.
Artikel Terkait
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting
Peneliti IPB Kembangkan Pakan Probiotik Antikoksi untuk Dongkrak Produktivitas Ayam