Duka mendalam menyelimuti Sumatera Selatan. Rabu siang (25/2/2026), mantan Gubernur Alex Noerdin menghembuskan napas terakhirnya di RS Siloam Semanggi, Jakarta, sekitar pukul 13.30 WIB. Sang pemimpin dua periode itu wafat setelah berjuang melawan infeksi empedu.
Kabar duka ini langsung bergema di kalangan politisi. Sekjen Partai Golkar, M Sarmuji, membenarkan kepergiannya.
"Ya. Informasi yang saya terima begitu," ujar Sarmuji singkat.
Rencananya, jenazah akan segera dibawa pulang ke Palembang untuk dimakamkan. Kepergiannya bukan sekadar hilangnya seorang figur, tapi akhir dari sebuah babak panjang pembangunan di bumi Sriwijaya.
Dari Meja PNS Hingga Kursi Gubernur
Jalan panjang Alex Noerdin dimulai dari hal yang sederhana. Pada 1981, ia memulai kariernya sebagai PNS biasa di Bappeda Sumsel. Perlahan tapi pasti, ia menapaki tangga birokrasi. Dari Kasi Perhubungan dan Pariwisata, lalu penjabat kepala bidang, hingga akhirnya memimpin Dinas Pariwisata di level kota dan provinsi.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Awal OTT Bupati Tulungagung Berawal dari Laporan Warga
Minat Generasi Muda dan Dukungan Kebijakan Dorong Tren Hunian Hijau di Perkotaan
Ahli IPB: Limbah Cair Sawit Bisa Kurangi Ketergantungan Impor Pupuk
Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI, Fokus pada Tugas Kebangsaan