Bagi Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, All England 2026 bakal punya tantangan lebih. Turnamen bulu tangkis bergengsi itu akan digelar di Birmingham pada 3-8 Maret 2026, yang kebetulan bertepatan dengan bulan Ramadhan. Meski begitu, keduanya tak gentar. Kesiapan dan kondisi fisik tetaplah jadi prioritas utama, meski harus pintar-pintar menyesuaikan jadwal latihan dengan ibadah puasa.
Shohibul Fikri mengaku sudah mulai membiasakan diri. Di hari pertama Ramadhan kemarin, ia dan Fajar justru mendapat kesempatan libur dari Pelatnas PBSI untuk berkumpul dengan keluarga.
“Alhamdulillah, kami diberikan libur sehari untuk bertemu keluarga. Itu cukup membahagiakan,” ujar Fikri saat ditemui di Cipayung, Senin lalu.
“Setelah itu, kami balik lagi ke PBSI untuk latihan. Dan alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” tambah sang juara China Open 2025 itu.
Namun begitu, Fikri bersikap realistis. Menjaga stamina jelang turnamen sebesar All England bukan perkara mudah. Ia mengakui, tak setiap hari ia dan Fajar bisa menjalankan puasa penuh. Pertimbangan kondisi fisik adalah hal yang mutlak.
“Ya ada hari-hari tertentu kami puasa, ada juga yang tidak. Mau bagaimana lagi, kami harus menjaga kondisi karena ada pertandingan besar di depan mata. Nanti puasanya bisa diganti di hari lain,” jelasnya.
Lalu bagaimana rencananya saat sudah berada di Inggris nanti? Fikri menjawab dengan tegas. Untuk performa maksimal di lapangan, ia memilih untuk tidak berpuasa selama turnamen berlangsung.
“Untuk saya pribadi, kayaknya enggak. Ini demi menjaga kondisi agar tetap optimal,” tuturnya.
Di sisi lain, MURIANETWORK.COM Alfian merasa persiapan mereka sudah cukup matang. Sejak terakhir tampil di Indonesia Masters awal tahun, mereka punya waktu lebih dari sebulan untuk fokus berlatih tanpa gangguan turnamen lain.
“Persiapannya sudah maksimal, sih. Kami punya waktu cukup panjang untuk mematangkan segala rencana. Tinggal saat hari-H nanti, kami tinggal menjaga fokus dan kondisi saja,” kata Fajar.
Persiapan tim Merah Putih sendiri tengah digenjot habis-habisan. Bahkan, rencananya para pemain akan berangkat ke Inggris lebih awal untuk aklimatisasi. Mereka dijadwalkan terbang hari ini, Selasa, atau sekitar seminggu sebelum kejuaraan dimulai. Targetnya jelas: merebut setidaknya satu gelar juara.
Bagi Fajar dan Fikri, target itu jadi motivasi ekstra. Mereka sadar, jalan menuju podium di All England tahun ini tak akan mulus. Tapi dengan persiapan matang dan strategi yang tepat, mimpi itu bukan hal mustahil untuk diwujudkan di Birmingham.
Artikel Terkait
Maxwell Souza Resmi Gabung Persib Bandung Usai Tinggalkan Persija
Victor Dethan Batal ke Persebaya Demi Keamanan Keluarga, Pilih Gabung Persija
Juventus Bidik Robert Lewandowski sebagai Target Gratisan di Bursa Transfer 2026
Mariano Peralta Rebutan Persija dan Persib Usai Dinobatkan Pemain Terbaik Super League 2025/2026