KAI Logistik Kirim 25 Unit Kereta Api dari Jakarta ke Sumatra untuk Dukung Operasional Penumpang

- Rabu, 27 Mei 2026 | 19:15 WIB
KAI Logistik Kirim 25 Unit Kereta Api dari Jakarta ke Sumatra untuk Dukung Operasional Penumpang

Sebanyak 25 unit kereta api berhasil dikirimkan melalui layanan logistik terintegrasi dari wilayah Daop 1 Jakarta menuju Divre IV Tanjung Karang, dalam sebuah penugasan strategis yang menjadi bagian dari sinergi untuk mendukung peningkatan kapasitas dan optimalisasi operasional transportasi kereta api nasional. Pengiriman barang berat atau heavy cargo ini ditangani langsung oleh KAI Logistik, anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang jasa logistik.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata dari sinergi yang kuat antara induk dan anak perusahaan. Menurutnya, pengiriman ini menjadi bagian dari upaya mendukung kesiapan sarana operasional kereta api penumpang di wilayah Sumatra, khususnya Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel).

“Melalui pengiriman 25 unit kereta ini, KAI Logistik berkomitmen untuk mendukung kesiapan sarana operasional kereta api penumpang di wilayah Sumatra, khususnya Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel),” ujar Aniek dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 26 Mei 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang kereta api di wilayah non-Jawa, yang mencakup Sumatra dan Sulawesi, pada kuartal I-2026 tercatat mencapai sekitar 1,9 juta orang, atau rata-rata 637 ribu penumpang per bulan. Penambahan sarana ini diharapkan mampu mendorong peningkatan layanan transportasi publik di Sumatra.

Proses pengiriman dilakukan melalui layanan KALOG Pro pada segmen Project Logistics, yang memiliki kapabilitas khusus dalam menangani kebutuhan logistik berskala besar. Pada tahap ini, sebanyak 25 kereta yang terdiri atas 18 kereta penumpang, 3 kereta makan, dan 4 kereta pembangkit dikirimkan dengan total bobot mencapai 773 ton. Seluruh proses penanganan dilakukan dengan standar operasional yang ketat, mulai dari pemuatan, pengamanan unit selama perjalanan, hingga distribusi menuju lokasi tujuan.

Aniek menambahkan bahwa distribusi kereta dilakukan melalui jalur multimoda yang terintegrasi guna memastikan proses pengiriman berlangsung secara optimal. Rute pengiriman dimulai dari Stasiun JICT di wilayah Daop 1 Jakarta pada 24 Mei 2026. Seluruh proses pengiriman diestimasikan dapat diselesaikan dalam waktu 60 hari, meskipun tidak menutup kemungkinan proses ini dapat rampung lebih cepat dari target yang telah ditentukan.

“Ini seiring penerapan pola kerja operasional yang optimal dan efisien pada setiap tahapan pengiriman,” ujar Aniek.

KAI Logistik terus berkomitmen menghadirkan solusi logistik yang andal bagi kebutuhan pengiriman berskala besar, termasuk mendukung pengembangan ekosistem transportasi kereta api nasional. Keberhasilan pengiriman ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan konektivitas regional serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatra Bagian Selatan.

“Melalui komitmen KALOG Pro dalam menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan terintegrasi, KAI Logistik terus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi logistik nasional yang andal dalam mendukung pengembangan transportasi publik di Indonesia,” ungkapnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar