Jakarta Bukan cuma soal tenda darurat dan bantuan makanan. Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda, proses pemulihan ternyata punya jalan panjang. Nah, Polda Aceh rupanya masih terus terlibat, mengawal tahap-tahap selanjutnya. Mulai dari pembangunan rumah permanen buat warga yang kehilangan tempat tinggal, sampai upaya menghidupkan kembali roda ekonomi di daerah yang terdampak.
Kapolda Aceh, Irjen Marzuki Ali Basyah, punya pandangan sendiri soal arti pemulihan ini. Bagi dia, urusannya nggak cuma membangun tembok dan atap.
“Pemulihan tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Yang paling penting adalah mengembalikan rasa aman, aktivitas ekonomi, dan harapan masyarakat,” tegas Marzuki saat berbincang dengan awak media di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Sejak fase darurat bencana usai, kata dia, pihaknya memang sengaja tetap turun tangan. Perannya pun diklaim lebih dari sekadar menjaga keamanan proyek. Mereka ingin memastikan semua proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran.
“Dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, Polri tidak hanya berperan sebagai pengaman proyek pembangunan, tetapi juga sebagai pengawal proses pemulihan agar berjalan transparan, tertib, dan tepat sasaran,” ujar Marzuki.
Ia menambahkan, “Tujuannya bukan sekadar membangun kembali fisik wilayah terdampak, tetapi memastikan masyarakat benar-benar pulih dan bangkit lebih kuat.”
Di lapangan, salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan Hunian Tetap atau huntap. Ambil contoh di Desa Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Tamiang. Proyek ini, bagi Marzuki, lebih dari sekadar kumpulan rumah. Ini simbol kehadiran negara yang diharapkan bisa mengembalikan rasa percaya warga.
Artikel Terkait
Presiden Sheinbaum Jaminkan Keamanan Piala Dunia 2026 di Guadalajara Pascabentrokan Berdarah
Persebaya vs PSM: Duel Penuh Tekanan untuk Hentikan Tren Kekalahan
Baznas DKI Ingatkan Proses Hapus Tato Lebih Sulit Dibanding Pasang
Kapten Istanbul Yurdum Spor Selamatkan Camar dengan CPR Usai Kiper Tak Sengaja Tembak