"Pasukan tentara menyiksa kami secara fisik dan mempermalukan kami, melemparkan kami ke tanah, menginjak-injak tubuh kami, dan bahkan mengencingi kami," ujarnya.
Secara berkala, tentara Israel membebaskan tahanan Palestina yang ditangkap dalam serangan darat di Gaza, yang dimulai setelah serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober 2023.
Setelah dibebaskan, para tahanan melaporkan mengalami berbagai bentuk penyiksaan kejam di dalam pusat penahanan Israel, yang mengakibatkan pada luka yang dalam dan cacat permanen
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang