Dua Tewas Setelah Mobil Jatuh ke Jurang 60 Meter di Minahasa Selatan

- Sabtu, 11 April 2026 | 04:45 WIB
Dua Tewas Setelah Mobil Jatuh ke Jurang 60 Meter di Minahasa Selatan
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi dua korban tewas setelah mobil yang mereka kendarai jatuh ke dalam jurang sedalam 60 meter di Desa Pinamorongan, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Jumat (10/4/2026). (Sumber: Antara/HO Basarnas Sulut)

MANADO – Sebuah mobil terjun bebas ke dasar jurang berbatu di Minahasa Selatan, Jumat (10/4/2026) lalu. Dua orang yang berada di dalamnya ditemukan tewas. Kejadian nahas ini terjadi di Desa Pinamorongan, di mana kendaraan itu menghujam ke jurang sedalam sekitar 60 meter.

Menurut Nuriadin Gumeleng dari Humas Basarnas Sulawesi Utara, laporan pertama yang masuk menyebutkan satu unit mobil jatuh ke dasar jurang yang penuh batu dan dialiri sungai deras.

"Satu unit mobil dilaporkan jatuh ke dalam jurang di dasar jurang berbatu dan sungai deras," jelasnya, seperti dikutip Antara.

Dia menambahkan, "Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado (Basarnas Sulut) melalui Pos SAR Amurang segera melakukan operasi penyelamatan setelah menerima laporan kejadian."

Respon pun digelar dengan cepat. Tim Rescue Pos SAR Amurang tiba di lokasi bencana sekitar pukul 15.36 WITA. Mereka langsung memulai tindakan awal operasi SAR di medan yang sulit itu.

Awalnya, tim gabungan itu berusaha menuruni tebing curam untuk mencapai mobil yang hancur. Namun, harapan untuk menemukan korban selamat pupus. Saat berhasil mendekat dan melakukan pengecekan, kedua korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan sama sekali.

Melihat kondisi itu, tim melakukan asesmen ulang. Medannya benar-benar ekstrem, curam, dan berisiko tinggi. Akhirnya, diputuskan proses evakuasi akan dilakukan lewat penyisiran di pinggiran tebing. Itu pilihan yang lebih aman meski mungkin memakan waktu.

Usaha itu membuahkan hasil. Pada pukul 18.05 WITA, kedua jenazah korban akhirnya berhasil diangkat dan dibawa ke jalan utama. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Kecelakaan di jalur yang berbahaya ini kembali menyisakan duka. Evakuasi yang alot dan memakan waktu beberapa jam menunjukkan betapa ganasnya medan lokasi kejadian.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar