Kuwait dan Bahrain Hadapi Serangan Udara Baru Iran

- Kamis, 16 Juli 2026 | 22:20 WIB
Kuwait dan Bahrain Hadapi Serangan Udara Baru Iran

Militer Kuwait dan Bahrain melaporkan serangan udara baru dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Amerika Serikat di Selat Hormuz. Tentara Kuwait mengatakan mereka merespons serangan drone dan menuding agresi Iran sebagai penyebabnya. Seorang jurnalis melaporkan mendengar ledakan di dekat ibu kota Kuwait.

Kuwait dan Bahrain sebelumnya menyatakan pertahanan udara mereka berhasil menangani serangan Iran, dengan sirene peringatan berbunyi di Manama, ibu kota Bahrain. Iran mengklaim menargetkan sistem radar, pertahanan udara, dan fasilitas penyimpanan bahan bakar di pangkalan udara Ali al-Salem di Kuwait, serta instalasi militer AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain.

Kedua negara Teluk itu telah menghadapi serangan berulang sejak permusuhan antara Washington dan Teheran kembali memanas pada 7 Juli lalu.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags