Dengan demikian, sekitar 50.000 mobil di Amerika Serikat yang akan terdampak oleh kebijakan ini.
Kondisi ini terjadi setelah mempertimbangkan usia kendaraan. Pada usia mobil tersebut, jika Airbag terpasang, bagian di dalamnya berkemungkinan meledak.
Baca Juga: Seputar KTT ASEAN: BMW, Toyota, Hyundai, dan Wuling Rame - rame Pinjamkan 336 Mobil Listrik
Kemudian, dia dikhawatirkan akan menembakkan pecahan logam tajam yang mungkin menyebabkan cedera serius hingga kematian pada pengemudi atau penumpang. Demikian siaran pers Toyota itu mengabarkan.
Pemilik dihimbau tidak mengemudikan kendaraan ini sampai perbaikan telah dilakukan.
Toyota mendesak pemilik mobil segera menghubungi dealer setempat untuk memperbaiki mobilnya.
Baca Juga: Toyota Avanza Rajai 10 Mobil Terlaris April 2023, Daihatsu Ayla dan Honda WR-V Unjuk Gigi
Dealer dapat memberikan salah satu dari beberapa opsi secara gratis. Itu seperti perbaikan di lokasi kendaraan, menderek ke dealer, pengambilan dan pengantaran kendaraan, atau opsi transportasi alternatif lainnya. Toyota akan memperbaiki atau mengganti airbag secara cuma - cuma.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: indonesia.jakartadaily.id
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April