Lombok Timur – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sini sedang digenjot. Tapi bukan cuma soal bagi-bagi makanan. Intinya, pengawasan diperketat. Yayasan yang jadi pelaksana di lapangan diminta tegas, benar-benar mengawasi para mitranya agar semua prosedur dipatuhi.
Nah, sekarang ini Badan Gizi Nasional lagi gencar melakukan pemantauan rutin. Mereka mendatangi dapur-dapur MBG satu per satu. Tujuannya jelas: mengecek kesiapan operasional, kebersihan tempat, dan yang paling penting, apakah pelaksanaannya di lapangan sudah sesuai buku panduan atau belum.
Menurut Agamawan Salam, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lombok Timur, NTB, ketegasan yayasan itu kunci.
Dia bilang, pengawasan ketat ini diharapkan bisa mencegah penyimpangan dan menjaga kualitas program tetap optimal. Proses tinjauan ini juga bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. Harapannya, program ini benar-benar memberi manfaat nyata, terutama untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
Artikel Terkait
Transaksi SPKLU di Sulselrabar Melonjak 208% Saat Mudik Lebaran
Wamendagri Apresiasi Capaian Ekonomi Kepri, Soroti Perlu Optimalisasi Belanja Daerah
Tata Cara dan Keutamaan Sholat Dhuha, Ibadah Pagi yang Sarat Harapan
Pemulihan Pascabencana Sumatra: Sumbar Paling Cepat, Aceh Tamiang Masih Butuh Perhatian Serius