Baca Juga: Warga Sebut Militer Israel Jarah Uang dan Artefak Emas dari Jalur Gaza Senilai Total Rp387,8 Miliar
Beberapa terowongan memiliki kedalaman 30 meter dan terowongan tersebut membentuk jaringan yang menghubungkan pejuang Hamas di seluruh Gaza, kata pernyataan itu.
Hagari mengatakan pada konferensi pers bahwa pasukan Israel “menemukan, membongkar dan sekarang menghancurkan fasilitas-fasilitas ini”.
Bureij, tepat di selatan kota Gaza, adalah rumah bagi puluhan ribu orang sebelum perang Israel-Hamas dimulai pada awal Oktober, menurut data dari badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA.
Namun banyak yang melarikan diri dari kekerasan tersebut, dan area yang diperlihatkan kepada wartawan selama kunjungan tentara tampak terbengkalai tanpa terlihat adanya warga Palestina.
Buldoser Israel menabrak lanskap yang rusak, mengaduk-aduk tanah di antara bangunan-bangunan yang rusak parah ketika mereka mencoba meratakan tanah dan mengamankan area tersebut.
Hagari mengatakan pada hari Sabtu bahwa pasukan Israel telah menghancurkan basis militer Hamas di Gaza utara dan telah pindah ke wilayah tengah dan selatan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global