Hingga kini, dokter Richard Lee masih belum juga ditahan. Padahal statusnya sudah jelas sebagai tersangka. Hal ini memantik tanya dari dokter Samira Farahnaz, yang lebih dikenal publik sebagai Dokter Detektif atau Doktif.
Yang jadi soal, nilai kerugian masyarakat dalam laporan dugaan pelanggaran kesehatan dan perlindungan konsumen ini disebut-sebut mencapai angka yang fantastis. Ratusan miliar rupiah.
Kuasa hukum Doktif, Teuku Muda Sulistiansyah, tak bisa menyembunyikan keheranannya. Ia membandingkan dengan kasus lain yang penanganannya justru lebih cepat.
"Karena uang yang dihabiskan ini bukan satu Miliar. Nikita Mirzani, dugaannya 4 Miliar langsung ditahan. Sangat miris dan aneh sekali," ujar Teuku Muda di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu lalu.
Perbandingan itu juga yang membuat Doktif sendiri mengernyit. Ia merasa ada yang janggal.
"Nikita dengan 4M ditahan dugaannya, sedangkan si DRL ini kan ratusan miliar, ancaman penjaranya 12 tahun, kok enggak ditahan?" tanya Doktif.
Bagi mereka, logikanya sederhana: kerugian lebih besar seharusnya berbanding lurus dengan ketegasan hukum. Namun kenyataannya? Tidak demikian.
Artikel Terkait
Ridwan Kamil Buka Suara Usai Perceraian: Masih Ingin Pertahankan Hubungan
Babak Pahit Ruben Amorim di Old Trafford Berakhir dengan Pemecatan
Mario G Klau Siapkan Konser Spesial untuk Rayakan Satu Dekade Berkarya
Fitri Salhuteru Bantah Tuduhannya, Sebut Nikita Mirzani yang Kerap Lakukan Doxing