Polda Metro Jaya kembali melakukan perombakan di sejumlah posisi pimpinan. Kali ini, rotasi jabatan menyentuh puluhan Kapolsek di bawah wilayah hukumnya. Surat Telegram resmi yang diteken Karo SDM, Kombes Pol Muh Dwita Kumu Wardana, pada 19 Januari 2026 menjadi dasar pergeseran ini.
Perubahan ini cukup besar. Bukan cuma mutasi biasa, tapi juga menyangkut sejumlah pejabat yang diberangkatkan untuk mengikuti pendidikan. Irjen Pol Asep Edi Suheri selaku Kapolda tampaknya sedang menyiapkan strategi baru dengan menempatkan orang-orang di posisi yang dinilai tepat.
Di Jakarta Pusat, misalnya, ada beberapa pergerakan menarik. AKBP Agus Ady Wijaya, yang sebelumnya memimpin Polsek Penjaringan, kini mendapat amanah baru sebagai Kapolsek Metro Gambir. Posisinya di Penjaringan diisi oleh AKBP Agta Bhuwana, mantan Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota.
Sementara itu, tiga Kapolsek lain di wilayah yang sama Rezeki Revi Respati (Gambir), Haris Akhmat Basuki (Tanah Abang), dan Rezha Rahandi (Menteng) justru diberangkatkan untuk mengikuti DIK Sespimmen. Mereka bertiga ditempatkan sebagai Analis Kebijakan Pertama. Posisi yang ditinggalkan pun langsung ada penggantinya.
Untuk Kapolsek Tanah Abang, misalnya, kursinya akan diisi AKBP Dhimas Prasetyo. Sedangkan Kapolsek Menteng nanti dipimpin AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.
Pergeseran juga terjadi di wilayah Tangerang. Arnold Julius Simanjuntak, Kapolsek Kalideres, kini berpindah menjadi PS Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota. Penggantinya di Kalideres adalah Kompol Rihold.
Lalu ada mutasi berantai di beberapa polsek. Rokhmatulloh, yang semula Kapolsek Pakuhaji, dipindah ke Kelapa Dua. Posisi Pakuhaji yang kosong itu lalu diisi oleh AKP Prapto Lasono dari Humas. Nah, mantan Kapolsek Kelapa Dua, Gusprihatin Zen, justru pindah ke Cilandak menggantikan Febriman Sarlase yang mendapat tugas baru.
Begitu juga dengan Kresna Ajie Perkasa. Ia berpindah dari Curug ke Karawaci. Kursi Kapolsek Curug kemudian diisi oleh AKP Hardista Pramana Tampubolon.
Di Jakarta Utara, Kompol Seto Handoko meninggalkan Polsek Kelapa Gading untuk mengikuti DIK Sespimmen. Muhammad Esha ditunjuk untuk menggantikannya.
Beberapa mutasi lain juga menarik dicermati. Kompol Harnas Prihandito, misalnya, meninggalkan Kebayoran Lama untuk menjadi PS Kasat Lantas di Jakarta Timur. Posisinya di Kebayoran Lama justru diisi oleh mantan Kapolsek Tambora, Muhammad Kukuh Islami.
Di Bekasi, terjadi semacam pertukaran tempat antara Kapolsek Cikarang Barat dan Medan Satria. Tri Baskoro Bintang Wijaya pindah ke Medan Satria, sementara Rusit Malaka, yang sebelumnya di Medan Satria, mendapat tugas baru.
Rotasi ini jelas bukan hal kecil. Dengan menempatkan sejumlah perwira pada posisi baru dan memberangkatkan beberapa lainnya untuk pendidikan, Polda Metro Jaya sepertinya ingin menyegarkan kepemimpinan di tingkat polsek. Tujuannya? Meningkatkan kinerja dan pelayanan di lapangan. Kita lihat saja hasilnya nanti.
Artikel Terkait
Alex Marquez Menang di MotoGP Spanyol 2026 Usai Marc Marquez Jatuh, Bezzecchi Kokoh di Puncak Klasemen
Lebih 800 Alumni Unair Reuni di Jakarta, Hadirkan PADI Reborn hingga Bincang Strategis
Psikolog Ungkap Bahaya Merasionalkan Pelecehan: Tubuh Beri Sinyal, Jangan Diabaikan
IHSG Ambruk 3,38% ke 7.129, Analis Sebut Masih Rawan Koreksi