Truk Terguling di Tol Dalam Kota Akibat Kelebihan Muatan, Ratusan Kardus Tepung Berserakan

- Kamis, 11 Juni 2026 | 09:45 WIB
Truk Terguling di Tol Dalam Kota Akibat Kelebihan Muatan, Ratusan Kardus Tepung Berserakan

Sebuah truk bermuatan tepung terguling di ruas Tol Dalam Kota KM 13 400 arah Grogol Petamburan menuju Slipi, kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis dini hari. Peristiwa itu terjadi setelah kendaraan tersebut gagal menanjak akibat kelebihan muatan hingga akhirnya mundur dan menghantam beton pembatas jalan.

Akibat kecelakaan tunggal itu, ratusan kardus tepung yang diangkut truk berserakan di badan jalan. Dua lajur tol dari arah Grogol menuju Slipi sempat tertutup, sehingga arus lalu lintas terganggu selama proses evakuasi berlangsung.

Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya, Aipda Catur Dilly, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9987 RB melaju di jalur menanjak. Muatan yang melampaui batas membuat kendaraan kehilangan tenaga, lalu mundur dan membentur pembatas hingga akhirnya terbalik.

“Truk muatannya melampaui batas (18 ton). Jadi, dia nanjak, enggak kuat, terus mundur dan hantam pembatas, sehingga truk terbalik,” kata Catur kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Menurut Catur, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan kendaraan dan tumpahan muatan di badan jalan. “Sopirnya sendiri kan. Kesulitan evakuasi, cuma muatan barangnya aja,” tuturnya.

Sementara itu, sopir truk bernama Nanang Kusna mengaku kehilangan kendali saat hendak memindahkan gigi. Ia menyebutkan bahwa rem kendaraan masih berfungsi, namun ia tidak sempat mengantisipasi laju truk yang mundur.

“Nanjak, ngoper gigi, enggak keburu, terus nyelonong ke sini. Truknya nabrak pembatas, terguling dah,” ujar Nanang. “Rem mah enggak blong, cuman enggak nahan aja, nabrak pembatas,” ungkapnya.

Kasus kecelakaan tunggal ini selanjutnya ditangani oleh petugas Jasa Marga bersama Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Proses evakuasi muatan dan kendaraan masih berlangsung hingga siang hari untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar