Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (10/6). Acara yang mempertemukan ribuan delegasi pengusaha muda dari seluruh Indonesia ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 HIPMI yang jatuh pada 10 Juni 2026. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela turut mendampingi Kepala Negara dalam seremoni pembukaan tersebut.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga hadir mendampingi Presiden, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga tampak dalam rombongan.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa nasionalisme merupakan fondasi utama dalam menggerakkan perekonomian bangsa. Menurutnya, kemajuan ekonomi sebuah negara modern tidak akan terwujud secara mandiri tanpa adanya stimulasi komitmen kebangsaan yang kuat dari para pelaku usaha.
“Lahirnya HIPMI nafasnya adalah nasionalisme. Sebenarnya tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme, sebenarnya tidak ada,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para kader HIPMI, sebagaimana dikutip dari siaran pers Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis (11/10/2026).
Presiden pun mengajak seluruh pengusaha muda untuk melakukan refleksi mendalam mengenai implementasi sistem ekonomi Pancasila, khususnya Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Saat ini, pemerintah tengah menaruh perhatian serius terhadap penguatan struktur ekonomi di tingkat bawah serta mengoreksi kejanggalan dalam akses pembiayaan yang selama ini dinilai memberatkan pelaku usaha super mikro dan UMKM di daerah.
Mengenai arah strategis pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mengakselerasi program industrialisasi berbasis hilirisasi komoditas serta swasembada energi dalam tiga tahun ke depan. Langkah ini dinilai strategis agar pasar domestik sepenuhnya dikuasai dan dinikmati oleh kekuatan industri dalam negeri.
“Semua komoditas kita akan kita olah dan akan menjadi industri-industri di Indonesia. Ini kesempatan untuk pengusaha-pengusaha muda bangkit, karena kita tidak mau hanya jadi pasarnya bangsa lain. Kita mau pasar Indonesia harus dinikmati oleh putra-putri Indonesia,” ujarnya.
Di sisi lain, untuk menghadapi ketidakpastian geopolitik global, Presiden Prabowo mengajak dunia usaha nasional merapatkan barisan di bawah semangat kolaborasi kebangsaan melalui prinsip Indonesia Incorporated. “Kita bersaing bukan bersaing untuk saling membunuh, kita bersaing untuk saling mengangkat, bersaing untuk saling memperkuat,” ucap Prabowo.
Sebelum menghadiri pembukaan Munas HIPMI XVIII, Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat. Kehadiran rumah sakit tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah pesisir dan daerah terpencil di Provinsi Lampung.
Pembangunan RSUD KH Muhammad Thohir merupakan bagian dari program percepatan pembangunan rumah sakit yang diinisiasi pemerintah pusat setelah adanya usulan dari Rahmat Mirzani Djausal. Tujuannya agar masyarakat Pesisir Barat dan wilayah sekitarnya memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.
Artikel Terkait
POJK Baru Berlaku 2026, Rekening Tabungan Nasabah Diklasifikasikan Jadi Tiga Status
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim dan Tiga Orang Lain sebagai Tersangka Kasus OTT BPK
Pria Mengaku Habib Diciduk usai Cabuli Delapan Santriwati di Ponpes Susukan
Mendagri Tito Karnavian Usul Tambahan Anggaran Rp6,27 Triliun untuk Kemendagri 2027, Total Jadi Rp10,93 Triliun