Setelah belasan tahun menghilang, nama Roby Tremonti tiba-tiba ramai lagi. Pemicunya? Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans yang mendadak viral. Banyak yang langsung menghubungkan sosok ‘Bobby’ dalam memoar itu dengan Roby, dan tanggapannya pun jujur saja kebanyakan negatif. Publik seolah sepakat menyoroti sikapnya di masa lalu.
Di dalam bukunya, Aurelie menguliti habis karakter Bobby. Kisah hubungan kelam mereka, lengkap dengan segala perangai buruk sang tokoh, dibeberkan tanpa tedeng aling-aling. Tak heran, buku digital itu langsung membanjiri ruang komentar. Mayoritas suara yang muncul adalah dukungan untuk Aurelie sebagai korban, sementara sosok Bobby atau Roby ditempatkan di posisi yang disudutkan.
Gelisah itu ternyata tak cuma dirasakan netizen. Sejumlah artis juga angkat bicara, salah satunya Jessica Iskandar. Jedar sapaan akrabnya mengaku gemas dan kesal setelah membaca kisah Aurelie.
“Kenal kerjaan aja sih, enggak (tidak satu circle dengan Aurelie),” ujarnya saat menjadi bintang tamu di acara Pagi Pagi Ambyar TransTV, Kamis lalu.
Meski tak dekat secara personal, Jedar merasa jadi ikut ‘dekat’ dengan kehidupan masa lalu Aurelie usai membacanya. “(Setelah) ngebacanya, sayang banget,” katanya sambil menarik napas dalam. Perasaan sedih dan empati itu yang mendominasi.
Baginya, karakter Bobby adalah pribadi yang bermasalah. Apalagi mengingat usia Bobby yang disebut jauh lebih tua dari Aurelie kala itu. “Aku lihat sih (Bobby) adalah pribadi yang salah proses tumbuhnya, mungkin ya. Si Bobby ini sosok yang jealousy,” tutur Jedar.
Dia melanjutkan dengan nada yang tegas, “Yang selalu aku pikirkan, kalau orang punya sifat jealousy itu menggambarkan dia insecure, tidak percaya diri, takut. Makanya dia jealous, dia mau menguasai. Itu sosok yang salah menurutku, dia menyasar gadis yang umurnya aja 2 kali lipat dia.”
“Apalagi ada tindakan kekerasan,” tambahnya bergidik.
Di sisi lain, banyak yang melihat kisah Aurelie bukan sekadar aib lama. Buku itu justru dianggap sebagai alarm, sebuah pelajaran berharga bagi siapa pun yang membacanya. Jessica Iskandar, yang kini mengasuh dua anak laki-laki, sepakat dengan pandangan ini.
Jedar mengaku sudah sejak dulu menanamkan pentingnya menghargai orang lain pada anak-anaknya. Pembicaraan tentang batasan dalam hubungan, dilakukan bahkan sebelum mereka menginjak remaja.
“El Barack mulai ada teman dekat, umurnya 11,5 tahun sekarang. Iya (sudah mulai suka lawan jenis) iya cerita ke aku,” cerita Jedar.
Pendekatannya terbuka tapi tetap memberi rambu. “Aku gak terlalu ikut campur, tapi aku bilang kamu harus tau batasan. Kalau punya teman dekat, hargai dia. Kalau dia bilang enggak ya enggak, kamu pun juga punya batasan kalau kamu bilang enggak ya enggak,” ujarnya.
“Usia kalian itu wajar untuk suka-sukaan, tapi ada batasnya. Yang penting itu sekolah dan keluarga.”
Intinya, Jedar ingin menjadi tempat bercerita yang aman. “Apapun itu, ceritain sama mama. Kalau enggak ya ke papa. Orangtua itu cuma bisa tampung cerita, balik lagi ke El yang jalanin. Tapi mama senang El Barack cerita sama mama.”
Begitulah. Kisah viral Aurelie Moeremans ternyata bukan cuma memantik kemarahan. Tapi juga refleksi, terutama bagi para orangtua tentang bagaimana mendidik dan mendengarkan.
Artikel Terkait
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal
Shindy Fioerla Ungkap Body Shaming dari Suami, Jadi Motivasi Jalani Operasi Bariatrik
Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Jadi Modus Kejahatan Siber, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing hingga Ransomware