Dewi Perssik Blak-blakan Tak Paham Satu Kata pun Saat Kuliah Berbahasa Inggris

- Kamis, 04 Juni 2026 | 06:00 WIB
Dewi Perssik Blak-blakan Tak Paham Satu Kata pun Saat Kuliah Berbahasa Inggris

Keputusan untuk kembali menekuni bangku kuliah di usia yang tidak lagi muda tidak menyurutkan semangat pedangdut Dewi Perssik. Ia kini tercatat sebagai mahasiswa jurusan psikologi di sebuah universitas swasta di Jakarta, sebuah langkah yang diambilnya demi memahami lebih dalam kondisi psikologis putra semata wayangnya, Gabriel. Namun, di balik antusiasme tersebut, pelantun lagu “Mimpi Manis” itu mengakui adanya tantangan berat yang harus dihadapinya selama masa perkuliahan.

Salah satu kendala utama yang dirasakan Depe, sapaan akrabnya, adalah mata kuliah yang disampaikan dalam bahasa Inggris. Ia blak-blakan mengaku tidak memahami sepatah kata pun yang diucapkan dosennya selama dua jam penuh. “Saya enggak tahu dosen ngomong apa. Jadi harus diterjemahkan dulu baru saya paham,” ujarnya saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Beruntung, dosen yang mengampu mata kuliah tersebut menunjukkan sikap pengertian. Depe mengaku tidak segan untuk menyampaikan keterbatasannya secara langsung. “Alhamdulillah, dosennya bukan yang ketat banget gitu. Aku blakblakan bilang ke beliau kalau saya enggak tahu beliau ngomong apa,” imbuhnya.

Di sisi lain, tantangan lain yang tak kalah pelik adalah pembagian waktu antara jadwal syuting yang padat dengan kewajiban akademik. Kesibukan di dunia hiburan kerap berbenturan dengan jadwal perkuliahan, bahkan hingga memaksanya mengikuti ujian di luar jadwal yang ditentukan. “Kemarin akhirnya selesai UTS. Lega, rasanya lega banget. Tapi ada beberapa yang aku memang hari UTS susulan karena ada pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan. Alhamdulillah, dosennya mengizinkan,” katanya.

Meski dihadapkan pada berbagai kesulitan, Depe menegaskan bahwa usia sama sekali bukan penghalang untuk terus belajar. Baginya, profesi sebagai pembawa acara menuntut pengembangan diri secara berkelanjutan. “Saya enggak mau berhenti belajar,” tegasnya, menutup pernyataan dengan optimisme yang khas.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar