Ruben Onsu Kesulitan Bertemu Anak, Kuasa Hukum Sebut Sering Diabaikan saat Hendak Dekati Putrinya

- Selasa, 02 Juni 2026 | 21:20 WIB
Ruben Onsu Kesulitan Bertemu Anak, Kuasa Hukum Sebut Sering Diabaikan saat Hendak Dekati Putrinya

Kabar kurang menyenangkan datang dari presenter Ruben Onsu. Ia mengaku telah berupaya keras untuk bisa bertemu dan menghabiskan waktu bersama kedua putrinya, namun kerap menemui kendala di lapangan.

Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang. Ia menuturkan bahwa dalam sejumlah kesempatan, Ruben justru merasa diabaikan ketika hendak mendekati anak-anaknya.

"Kalau misalnya kemudian Ruben datang, kemudian dikacangin, kan sudah pernah kemarin itu," ujar Minola saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Situasi tersebut, menurut Minola, terjadi saat acara pertunjukan balet yang diikuti oleh kedua putri Ruben dan mantan istrinya, Sarwendah. Dalam momen itu, Ruben disebut harus mengantre panjang hanya untuk bisa berfoto bersama buah hatinya.

"Waktu ada acara anaknya itu yang balet-balet itu, lho kan sudah pernah disampaikan itu. Ruben mau foto saja harus mengantre. Nunggu di luar," tuturnya.

Tak hanya itu, pihak Ruben juga merasa seperti sedang dikecoh. Pasalnya, kedua putrinya keluar melalui pintu yang berbeda dari tempat Ruben menunggu.

"Ditunggu di sini dikira mau lewat sini, ternyata keluarnya lewat pintu lain. Sama yang lain lagi kan begitu. Jadi, janganlah seperti itu," tegas Minola.

Sebagaimana diketahui, Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai setelah menjalin rumah tangga selama 11 tahun. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang putri. Pasca-perceraian, hak asuh anak jatuh ke tangan Sarwendah, meskipun keduanya sempat memiliki kesepakatan terkait pembagian waktu untuk mengurus anak.

Belakangan, hubungan keduanya kembali memanas. Ruben mengklaim mulai kesulitan bertemu anak dalam beberapa bulan terakhir. Di sisi lain, Sarwendah menyebut bahwa Ruben sudah berhenti memberikan nafkah untuk kedua buah hati mereka sejak akhir tahun 2025 lalu.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar