Pihaknya berharap agar fasilitas gudang konsolidasi yang bekerjasama dengan APL Logistic ini dapat selesai sesuai dengan rencana yang di harapkan.
Baca Juga: Dan AMIN Pun Urung Menjelma Bandung Bondowoso
"Gudang Konsolidasi Ekspor ini merupakan salah satu sarana pendukung penting bagi kegiatan ekspor. Kami berharap gudang konsolidasi ini dapat menjadi pilot project untuk fasilitas logistik untuk kawasan industri dan logistik di holding Danareksa yang bekerjasama dengan dunia internasional,” ujar Agus Hendardi yang lebih akrab disapa Ahen.
Direktur Utama PT Nindya Karya Moeharmein Zein Chaniago menyampaikan, pihaknya bangga dapat terlibat dalam pembangunan Gudang Konsolidasi Ekspor terbesar di Indonesia ini.
Dia ingin agar gudang tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi PT KBN dan para pelaku industri di Indonesia.
“Kami bangga dapat terlibat dalam proyek pembangunan Gudang Konsolidasi Ekspor ini. Kami berharap agar gudang modern ini dapat menjadi legacy bagi Holding Danareksa sebagai pengelola kawasan industri dan logistik yang memiliki standar internasional,” ujar Moeharmein.
Menurutnya, proyek pembangunan gudang konsolidasi di KBN ini merupakan proyek ke 6 Nindya Karya dalam eksosistem bisnis Holding Danareksa.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Cadangan LPG Nasional Kembali Normal Setelah Sempat Kritis
ARNA Bagikan Dividen Rp330 Miliar, Yield Capai 8,4%
Cimory Bagikan Dividen Rp1,59 Triliun dari Laba Bersih Rp2,03 Triliun
IHSG Melonjak 2,07%, Sentimen Beli Dominasi Pasar Saham