Gadai Tembus Rp125 Triliun, Sinyal Darurat atau Peluang di Tengah Krisis?

- Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:24 WIB
Gadai Tembus Rp125 Triliun, Sinyal Darurat atau Peluang di Tengah Krisis?

Di tengah tekanan ekonomi yang masih terasa, bisnis gadai justru menunjukkan geliat yang luar biasa. Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per November 2025 mencatat nilai transaksi gadai melesat hingga Rp 125,44 triliun dalam setahun. Angka ini tak cuma besar, tapi juga menegaskan perannya sebagai penyelamat bagi banyak orang yang butuh dana cepat.

Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, membeberkan fakta yang lebih detail. Menurutnya, realisasi transaksi gadai hingga November itu tumbuh pesat, mencapai 42,88 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Yang menarik, pertumbuhan segila itu ternyata masih dibarengi dengan tingkat risiko kredit yang relatif terjaga.

“Pembiayaan terbesar di industri pegadaian disalurkan dalam bentuk produk gadai yaitu sebesar Rp 102,75 triliun atau 81,92 persen dari total pembiayaan yang disalurkan,”

Ucap Agusman dalam Konferensi Pers RDKB Desember 2025, seperti dikutip akhir pekan lalu.

Pinjol Ikut Meroket, Tapi Risikonya Mengintai


Halaman:

Komentar