Menteri PU Tinjau Pemulihan SPAM Langkahan Pascabencana, Rencanakan Pembangunan Fasilitas Baru

- Rabu, 25 Februari 2026 | 09:15 WIB
Menteri PU Tinjau Pemulihan SPAM Langkahan Pascabencana, Rencanakan Pembangunan Fasilitas Baru

TVRINews, Aceh Utara

Rabu (25/2/2026) lalu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo turun langsung ke lapangan. Tujuannya, mengecek kondisi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Langkahan di Kabupaten Aceh Utara. Kunjungan ini penting untuk memastikan layanan air bersih bagi warga, pascabencana, benar-benar sudah pulih dan bisa diakses.

Menurut sejumlah saksi, progres pemulihannya terlihat cukup menggembirakan. Padahal sebelumnya, sistem yang terletak di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan ini sempat babak belur. Banjir dan sedimentasi dari Sungai Krueng Jambo Aye sumber air bakunya mengakibatkan gangguan serius, mulai dari bagian intake hingga pipa sadap.

Menteri Dody pun mengakui perbaikan yang ada.

“Beberapa bulan lalu kondisinya masih jauh dari ideal. Sekarang intake sudah mulai dibangun, meskipun masih bersifat darurat. Yang penting air sudah kembali mengalir ke masyarakat walaupun belum sempurna,” ujarnya.

Kini, air bersih sudah bisa dinikmati sekitar 1.500 sambungan rumah di tiga desa. Targetnya, layanan akan segera diperluas ke tujuh desa lain di kawasan Jambo Aye. Dengan pemulihan bertahap ini, diharapkan kapasitas pelayanan bisa mendekati angka semula, yaitu sekitar 3.600 sambungan rumah.

Namun begitu, pekerjaan tak hanya fokus pada instalasi utamanya saja. Menteri Dody menekankan, perhatian juga diberikan pada jaringan distribusi yang menuju ke rumah-rumah warga.

“Banyak sambungan rumah yang tertutup lumpur, bocor, hingga harus dipotong dan diganti. Ini juga kita tangani. Targetnya, layanan dapat kembali normal seperti sebelum bencana,” jelasnya.

Di sisi lain, soal kualitas air juga tak luput dari perhatian. Meski secara umum dinilai cukup baik, Menteri Dody meminta ada penambahan filter dan bahan kimia agar hasilnya lebih optimal.

“Secara kualitas sudah cukup baik, tapi saya nilai masih agak keruh. Walaupun dalam situasi darurat, air yang disalurkan harus tetap layak untuk kebutuhan harian masyarakat,” tegasnya.

Untuk jangka menengah, rencananya lebih besar lagi. Kementerian PU sudah menyiapkan pembangunan SPAM IKK Langkahan baru dengan kapasitas 50 liter per detik. Nantinya, fasilitas baru ini akan berdampingan dengan sistem eksisting yang berkapasitas 20 liter/detik. Konstruksinya ditargetkan dimulai awal Tahun Anggaran 2026.

“Kita tambah SPAM baru dengan kapasitas 50 liter per detik. Dengan tambahan ini, ditambah SPAM eksisting 20 liter per detik, seluruh masyarakat di wilayah ini diharapkan dapat memperoleh layanan air bersih selama 24 jam,” kata Menteri Dody.

SPAM baru itu dirancang lebih modern dan kompak, agar mudah dioperasikan oleh PDAM Tirta Pase. Rancangannya cukup lengkap: meliputi IPA baja, intake baru, jaringan pipa, reservoir berkapasitas 600 m³, rumah pompa, hingga fasilitas kantor operasional.

Dengan kombinasi upaya perbaikan dan pembangunan baru ini, harapannya layanan air minum di Aceh Utara bakal jauh lebih andal. Siap juga, tentunya, menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang mungkin datang di kemudian hari.

Penulis: Nisa Alfiani
Editor: Redaktur TVRINews

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar