Mulai hari ini, Sabtu (10/1), pengendara di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, perlu bersiap dengan perubahan. Dinas Perhubungan DKI Jakarta resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Haji Nawi hingga Marga Guna. Ini semua terkait dengan pekerjaan lanjutan tahap dua pembangunan sistem tata air di kawasan tersebut.
Menurut Kepala Dishub Syafrin Liputo, proyek ini mencakup tak kurang dari 12 titik pengerjaan atau 'pit' yang tersebar di beberapa ruas jalan utama.
“Sehubungan adanya Pekerjaan Lanjutan Tahap 2 Pembangunan Sistem Tata Air kawasan Fatmawati Jalan H. Nawi beserta Kelengkapannya Kota Administrasi Jakarta Selatan, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas,”
Begitu penjelasan Syafrin dalam rilis tertulisnya, Sabtu (8/1) lalu.
Sebenarnya, sebagian pekerjaan sudah lebih dulu berjalan. Tiga titik konstruksi yaitu pit 10, 11, dan 12 di Jalan Marga Guna sisi Selatan sudah aktif sejak akhir tahun lalu dan akan berlangsung hingga Maret bahkan April 2026. Di titik-titik ini, jalan yang biasanya dua lajur sudah menyempit jadi satu lajur saja. Pit 10, misalnya, lokasinya dekat area parkir Pondok Indah Mall 1. Sementara pit 11 ada di depan sebuah SPBU.
Nah, yang baru dimulai sekarang adalah perluasan pengerjaan ke tiga titik lain: pit 7, 8, dan 9 di ruas Jalan Haji Nawi. Pengerjaan pit 9 di depan showroom BYD sudah dimulai hari ini dan ditargetkan selesai akhir April. Menyusul kemudian, pit 8 di depan gerai Kopi Kenangan akan dimulai seminggu lagi, dan pit 7 di depan Kyabin Studios baru digarap akhir bulan ini. Selama masa konstruksi, ketiga ruas ini akan berlaku sistem satu lajur dengan arus satu arah.
Lalu bagaimana dengan enam pit lainnya? Untuk pit 1 sampai 6 yang melibatkan pekerjaan saluran jacking, Syafrin mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih rinci. Masih ditunggu saja perkembangannya.
Rute Dialihkan, Lalu Lintas Berubah
Dampak paling langsung tentu pada arus kendaraan. Untuk mendukung proyek, lalu lintas di Jalan Haji Nawi tepatnya dari simpang Marga Guna Raya–Radio Dalam Raya hingga simpang Haji Nawi–Haji Raya akan diubah menjadi satu arah dari Timur ke Barat. Padahal biasanya, ruas ini dua arah.
Perubahan ini tentu berimbas pada penyesuaian rute. Beberapa alternatif pengalihan yang disiapkan antara lain:
Kendaraan dari Jalan Marga Guna yang mau ke Haji Nawi atau Fatmawati disarankan lewat Jalan Radio Dalam Raya, lalu belok ke Haji Salim 1, kemudian Haji Raya, dan akhirnya masuk ke Haji Nawi.
Bagi yang dari Jalan Hidup Baru menuju Marga Guna, rutenya dialihkan melalui Haji Raya, lalu masuk ke Haji Nawi Raya, ke Marga Guna Raya, dan putar balik ke Radio Dalam.
Sementara arus dari Radio Dalam Raya yang tujuannya Haji Nawi, harus mengambil jalan memutar lewat Haji Salim 1 dan Haji Raya dulu.
Meski banyak perubahan, ada sedikit kabar baik: ruas Jalan Haji Nawi Raya dari Haji Raya sampai Fatmawati masih tetap dua arah seperti biasa.
Dishub pun mengimbau masyarakat. Intinya, kalau bisa hindari dulu ruas-ruas yang terdampak. Kalau terpaksa melintas, harap patuhi rambu, ikuti arahan petugas di lapangan, dan yang paling penting, utamakan keselamatan. Situasinya pasti bakal lebih padat dan agak ruwet untuk beberapa bulan ke depan.
Artikel Terkait
Ghost in the Cell Dirilis di 86 Negara, Joko Anwar Angkat Horor Penjara dengan Kritik Sosial
Kisah di Balik Nama Unik Klinik Lacasino, Warisan dr. Farid Husain di Makassar
Dinas Peternakan Bone Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
Remaja 17 Tahun Ditahan Usai Bawa Kabur Pelajar Perempuan Selama Tiga Bulan