Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Sarmi berhasil menangkap seorang pemasok senjata api untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan. Tersangka, seorang pria paruh baya berinisial YK, ditangkap tanpa perlawanan dalam penyergapan di Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 13.16 WIT.
Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan intensif dari penyidikan jaringan pemasok senjata dan amunisi yang selama ini menyuplai kebutuhan kelompok bersenjata di wilayah Yalimo dan Yahukimo. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa YK telah lama diburu setelah petugas mengendus keberadaannya di wilayah Sarmi.
"Kasus ini merupakan pengembangan intensif dari penyidikan jaringan pemasok senjata dan amunisi yang menyuplai kebutuhan kelompok bersenjata di wilayah Yalimo dan Yahukimo," ujar Kombes Pol Yusuf Sutejo, Minggu (7/6/2026).
Rekam jejak YK terbilang licin. Pada awal Maret 2026, ia diketahui pernah menerima satu pucuk senjata api beserta amunisi dari seorang pria berinisial B di kediamannya, kawasan Argapura, Kota Jayapura. Senjata mematikan tersebut kemudian disalurkan ke sejumlah pihak hingga akhirnya bermuara di tangan kelompok KKB pimpinan Simeon Payage.
Setelah ditangkap di pasar, YK langsung digelandang ke Mapolres Sarmi untuk menjalani pemeriksaan maraton. Sejumlah barang bukti taktis milik tersangka ikut disita petugas guna melacak pola komunikasi jaringan ini.
Sejak operasi penegakan hukum ini digulirkan pada Maret 2026, Satgas Damai Cartenz bergerak agresif membongkar struktur pendukung KKB. Hingga awal Juni 2026, sedikitnya 12 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan peran mulai dari penyandang dana, pembeli, hingga perantara seperti YK.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa tidak akan ada ruang bagi siapa pun yang mendukung pergerakan KKB, baik sebagai pendana maupun kurir senjata. "Kami berkomitmen menindak tegas seluruh pihak yang terlibat. Upaya ini sangat krusial untuk memutus rantai pasokan senjata yang berpotensi digunakan KKB dalam aksi kekerasan yang mengancam nyawa masyarakat," katanya.
Senada dengan itu, Wakabaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menambahkan bahwa penyidik masih mendalami jalur distribusi baru yang digunakan para pelaku. "Pemeriksaan masih berlangsung intensif. Kami mendalami jalur distribusi dan pola komunikasi mereka untuk mengungkap mata rantai yang lebih luas," ujarnya.
Editor: Yuliana Sari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Gagal ke 10 Besar Moto3 Hungaria Usai Terkena Long Lap Penalty
Satpam RSUD Cileungsi Ditangkap Usai Curi Motor Karyawan OB, Aksinya Terekam CCTV
Veda Ega Pratama Finis ke-16 di Debut Moto3 Hungaria Usai Terkena Hukuman Long Lap Penalty
KSPSI Dukung Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan