Di sisi lain, sektor-sektor lain pun tak mampu memberi penopang. Keuangan turun 0,72 persen, properti merosot 0,29 persen. Teknologi dan kesehatan juga ikut terseret, dengan penurunan masing-masing 0,79 persen dan 0,73 persen. Benar-benar pemandangan yang suram.
Meski pasar lesu, tetap ada beberapa saham yang bersinar. Voksel Elektric (VOKS) jadi juaranya, melesat tinggi 34,04 persen. Disusul Sinergi Inti Plastindo (ESIP) yang naik 29,85 persen, dan Ifishdeco (IFSH) menguat 24,79 persen.
Tapi, daftar penguncinya lebih panjang. Indo Premier Investment Management (XISC) terpuruk dengan penurunan 14,89 persen. Satria Mega Kencana (SOTS) dan Alakasa Industrindo (ALKA) juga ikut terhempas, melemah masing-masing 14,58 persen dan 14,36 persen.
Begitulah kondisi pasar siang ini. Investor jelas sedang menahan napas, menunggu apakah sesi II nanti bisa membawa angin perubahan.
Artikel Terkait
Bukit Asam Siapkan PLTU Mempawah untuk Kunci Pasar Batu Bara 30 Tahun
OJK Klaim Transparansi Pasar Modal Indonesia Lampaui Standar Global
IHSG Anjlok 0,77% di Awal Pekan, Mayoritas Saham Terpuruk
IHSG Anjlok 0,77% ke Level 6.972, Mayoritas Saham Tertekan