Trisula Grup, lewat PT Trisula International Tbk (TRIS), kembali menunjukkan taringnya di industri tekstil dan garmen. Sepanjang 2025, perusahaan publik ini membukukan laba bersih yang fantastis: Rp110,16 miliar. Angka itu melesat 33 persen dibanding tahun sebelumnya yang 'hanya' Rp82,90 miliar. Pertumbuhan yang cukup signifikan, bukan?
Presiden Direktur TRIS, Widjaya Djohan, tak menyembunyikan rasa syukurnya. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Jumat (3/4/2026), ia mengungkapkan kebanggaan atas capaian tersebut.
"Kami bangga dan bersyukur. Kinerja TRIS di tahun 2025 ini berhasil melampaui target. Ini mencerminkan ketahanan dan kemampuan perseroan untuk terus tumbuh di industri tekstil dan garmen dalam negeri," ujar Djohan.
Memang, laba yang membumbung tinggi itu bukan datang sendirian. Di sisi lain, omzet perusahaan juga ikut meroket. Penjualan TRIS tercatat naik 14 persen menjadi Rp1,73 triliun. Pendorong utamanya? Tak lain adalah segmen manufaktur yang masih jadi tulang punggung bisnis mereka.
Artikel Terkait
BSA Logistics Targetkan Rp302 Miliar dari IPO, Mayoritas untuk Akuisisi Perusahaan Afiliasi
WIKA Pangkas Utang Rp3,87 Triliun Meski Rugi Bersih Membengkak
WBSA Jadi Emiten IPO Pertama 2026, Harga Saham Perdana Rp168
WOM Finance Bagikan Dividen Rp46 Miliar, Cair Awal Mei 2026