PT BSA Logistics Indonesia, atau WBSA, resmi akan melantai di Bursa Efek Indonesia. Yang menarik, perusahaan logistik ini dipastikan menjadi emiten pertama yang melakukan penawaran saham perdana (IPO) di tahun 2026. Jadi, mereka yang buka tahun ini.
Kegiatan usahanya, sesuai namanya, berpusat pada jasa pengiriman barang. Mereka menangani pengapalan via darat, laut, dan udara. Tak cuma itu, WBSA juga mengelola fasilitas gudang dan terminal logistik, termasuk yang dikenal sebagai Inland Logistics Terminal (ILT).
Harga final untuk saham perdananya ditetapkan di angka Rp168 per lembar. Keputusan ini keluar dalam prospektus yang dirilis Kamis lalu, tanggal 2 April 2026. Angka itu sedikit di atas batas atas rentang harga penawaran awal, yang sebelumnya berada di kisaran Rp150 sampai Rp170.
Lantas, bagaimana harga itu bisa ditetapkan? Prosesnya melalui negosiasi dan kesepakatan antara perusahaan dengan para penjamin emisi. Mereka tentu saja mempertimbangkan hasil book building yang digelar akhir Maret lalu.
“Berdasarkan hasil penawaran awal tersebut di atas, harga penawaran berada di dalam kurva, maka harga penawaran telah sesuai,”
Artikel Terkait
Laba Bersih Trisula International Melonjak 33% pada 2025 Didorong Ekspor
BSA Logistics Targetkan Rp302 Miliar dari IPO, Mayoritas untuk Akuisisi Perusahaan Afiliasi
WIKA Pangkas Utang Rp3,87 Triliun Meski Rugi Bersih Membengkak
WOM Finance Bagikan Dividen Rp46 Miliar, Cair Awal Mei 2026