Di bawah terik matahari Banjarbaru, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sesuatu yang sudah lama mengendap di pikirannya. Saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat, Senin lalu, pidatonya tak hanya tentang pendidikan. Ada nada lain yang muncul, sebuah keyakinan yang ia pegang erat tentang sumber kritik yang kerap menghampirinya.
Menurut Prabowo, hanya segelintir orang yang aktif mengejek dan menyebarkan pandangan pesimis terhadap pemerintahannya. Namun, suara kelompok kecil ini terdengar begitu lantang. "Banyak orang mengejek saya. Sebetulnya nggak banyak, segelintir orang aja," ujarnya.
Lalu, dengan nada tegas, ia menyambung, "Hanya dia mungkin punya uang, dia punya sarana, dia bisa menyebarkan sinisme, pesimisme, kemungkinan besar mereka dibayar oleh kekuatan-kekuatan asing. Itu keyakinan saya, kepercayaan saya."
Pernyataan itu bukan hal baru. Sejak awal, Prabowo kerap mengingatkan publik tentang bahaya intervensi pihak luar.
Artikel Terkait
Tawaran Beasiswa Pramugari untuk Khairun Nisyah, Gadis Penyamar yang Viral
Kabut Tebal Lumpuhkan Soetta, Ratusan Penumpang Lion Group Terpencar ke Berbagai Kota
Pandji Sindir Jenderal, Raffi Ahmad Terseret dalam Pusaran Dugaan Pencucian Uang
Genangan 30 Cm Sempat Lumpuhkan Lalu Lintas di Depan WTC Mangga Dua