Depok punya rencana baru untuk mengatasi persoalan sampahnya. Pemerintah kota berencana membangun sebuah pabrik pengolahan sampah di TPA Cipayung. Nantinya, fasilitas ini bakal mengolah hingga 1.000 ton sampah setiap harinya.
Kalau berjalan sesuai rencana, proyek ini diharapkan bisa meringankan beban TPA Cipayung yang sudah menanggung beban berat. Di sisi lain, ini juga jadi langkah untuk mengurangi ketergantungan Depok pada TPPAS Nambo.
Reninya, Plt Kepala DLHK Kota Depok, bilang kalau proses kerja sama dengan calon mitra masih terus berjalan. Mereka sedang menggodok detailnya.
"Untuk PT BSA, MoU-nya sudah ada. Sekarang kami fokus menyelesaikan drafting Perjanjian Kerja Sama atau PKS," jelas Reni Siti Nuraeni.
Menurutnya, penyusunan PKS ini dikerjakan bersamaan dengan berbagai urusan administrasi lain. Mereka juga mesti berkonsultasi dengan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup soal alat yang akan dipakai nanti.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Kemendagri terkait substansi KSDPKC. Tim kami sudah ke sana," ujarnya.
Artikel Terkait
Blokade AS di Selat Hormuz Picu Ketegangan Global, Sekutu Eropa Ambil Jarak
KPK Sita Enam Barang Milik Saksi Kasus Bea Cukai, Diduga Pemberian Tersangka
FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Berkembang Indonesia, Proyeksi ADB Optimistis
Menteri Haji Tegaskan Pemberangkatan Tetap Tepat Waktu, Biaya Avtur Ditanggung Negara