Di sisi lain, ada kabar gembira lain yang datang dari operasional perusahaan. Merdeka Gold baru saja merayakan penjualan emas perdana dari Tambang Pani. Momen ini menandai transisi penting perusahaan menuju fase produksi komersial penuh.
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, memberikan penjelasan rinci.
"Penjualan ini dilakukan melalui anak usaha kami, PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), ke PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dengan volume 16,0597 kg atau setara 516.287 ounces emas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026) lalu.
Boyke menambahkan, "Ini adalah bagian dari kerja sama strategis antara Grup Merdeka dan Antam melalui perjanjian jual-beli emas (GSPA). Tujuannya jelas, untuk mendukung penyerapan produksi emas dalam negeri sekaligus memperkuat integrasi rantai pasok nasional."
Seiring dengan dimulainya produksi komersial, basis cadangan perusahaan pun ikut terdongkrak signifikan. Berdasarkan estimasi terbaru per akhir Desember 2025, total Cadangan Bijih (Ore Reserves) mereka melonjak menjadi 203,1 juta ton. Kadar rata-ratanya 0,79 gram per ton emas, yang berarti mengandung sekitar 5,2 juta ounces emas siap olah. Sebuah perkembangan yang patut dicermati di tengah rencana ekspansi mereka ke panggung bursa dunia.
Artikel Terkait
Kemenhub Wajibkan Sopir Cadangan dan Aturan Istirahat Ketat untuk Antisipasi Kecelakaan Arus Balik
Harga CPO Melemah Tipis di Tengah Pergerakan Minyak Nabati yang Beragam
Harga Emas Antam Stagnan, Harga Buyback Turun Rp80.000 per Gram
Harga Jual Emas Antam Stagnan, Harga Buyback Anjlok Rp80.000