Jika menengok ke belakang, Wanteg Sekuritas sebenarnya bukan pemain baru. Perusahaan ini sudah berdiri sejak Februari 1989, dengan kantor pusatnya berada di lantai 10 AKR Tower, Jakarta. Usianya yang cukup panjang itu justru membuat situasi saat ini menarik untuk diamati.
Soal kondisi keuangan, data BEI menunjukkan ada yang perlu dicermati. Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) Wanteg tercatat terus merosot. Di penghujung 2024, angkanya masih Rp30,5 miliar. Namun, pada Februari 2026 ini, nilainya sudah menyusut jadi Rp26,8 miliar.
Memang, angka terakhir itu masih sedikit di atas batas minimal yang disyaratkan regulator, yakni Rp25 miliar. Tapi tren penurunannya yang konsisten jelas mengkhawatirkan. MKBD sendiri adalah indikator penting. Ia dihitung dari aset lancar dikurangi kewajiban, plus berbagai penyesuaian risiko. Intinya, ini tolok ukur untuk memastikan perusahaan efek punya cukup "darah" untuk beroperasi dan memenuhi kewajibannya.
Jadi, meski belum jatuh di bawah ambang batas, kombinasi antara permintaan perusahaan dan pengawasan BEI akhirnya membawa pada keputusan ini. Aktivitas perdagangan Wanteg Sekuritas kini terpaksa dibekukan, menunggu perkembangan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Saham PP Properti Melonjak 10% Usai BEI Cabut Suspensi
Setelah Mediasi DPR, Mie Sedaap Gresik Janji Hentikan PHK Massal Jelang Ramadan
Analis Sucor: Saham Unggulan Tertekan Jauh di Bawah Nilai Wajar
Analis Proyeksikan IHSG Lanjutkan Penguatan, Waspadai Potensi Koreksi