Di sisi lain, konsumsi dalam negeri tampaknya masih solid. Konsumsi swasta diperkirakan tumbuh 2,5 persen. Investasi dari sektor yang sama juga diproyeksikan naik 3,2 persen, seiring dengan mulai berjalannya proyek-proyek yang dipromosikan pemerintah.
Tapi ceritanya berbeda untuk investasi pemerintah. Diperkirakan justru menyusut 1,7 persen. Masa transisi politik dan proses administrasi yang berbelit disebut-sebut akan menunda pengesahan anggaran fiskal 2027 hingga tiga bulan. Alhasil, belanja pemerintah hanya diproyeksikan tumbuh 1,3 persen saja.
Lalu bagaimana dengan inflasi? Kementerian Keuangan memprediksi inflasi umum hanya 0,3 persen tahun ini, lebih rendah dari proyeksi lama 0,5 persen. Tahun lalu, inflasi Thailand bahkan tercatat negatif, minus 0,14 persen. Padahal, bank sentral mereka menargetkan inflasi di kisaran 1-3 persen.
“Akan ada diskusi yang lebih intensif dengan bank sentral terkait target inflasi,” ujar Vinit menjelaskan strategi ke depan. “Dilakukan setiap tiga bulan, bukan setahun sekali, agar inflasi bisa kembali ke dalam kisaran target secepat mungkin.”
Semua proyeksi ini tentu punya risiko. Volatilitas perdagangan global adalah ancaman terbesar dari luar. Sementara dari dalam, utang rumah tangga dan usaha kecil yang sudah menumpuk jadi bom waktu yang harus diwaspadai.
Nah, untuk tahun 2025, ekonomi Thailand diperkirakan tumbuh 2,2 persen. Pertumbuhan tahunan di kuartal terakhir tahun itu diproyeksikan sekitar 1,8 persen. Data resminya sendiri akan dirilis bulan depan. Sebagai catatan, ekonomi mereka tumbuh 2,5 persen pada 2024.
Dan tekanan dari AS tetap nyata. Negeri Paman Sam telah mengenakan tarif sebesar 19 persen untuk barang impor dari Thailand, sejalan dengan kebijakan serupa untuk negara-negara lain di kawasan. Itu realitas yang harus dihadapi, sambil berharap mesin pariwisata dan konsumsi dalam negeri benar-benar bekerja maksimal.
Artikel Terkait
LPS Soroti Suku Bunga Simpanan yang Belum Turun Sesuai Sinyal Pasar
BCA Pacu Target Kredit 2026, Optimisme Tumbuh Dua Digit Mengintai
IRA-Internet Rakyat Siap Meluncur, Usai Lulus Uji Laik Operasi
MRT Jakarta Melaju ke Tangerang: Kajian Serpong-Balaraja Libatkan Swasta