Jelang Lebaran, suasana di sejumlah SPBU di Makassar tampak ramai namun lancar. Hal ini tak lepas dari upaya antisipasi yang dilakukan pemerintah bersama Pertamina. Baru-baru ini, PT Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas turun langsung meninjau kesiapan pasokan energi di Sulawesi Selatan.
Peninjauan mereka menjangkau titik-titik vital. Mulai dari Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, Integrated Terminal Makassar, Stasiun Pengisian Bulk Elpiji milik Patra Trading, hingga beberapa SPBU seperti yang di Jalan Sam Ratulangi. Tujuannya jelas: memastikan BBM, LPG, dan avtur tersedia cukup untuk menyambut arus mudik dan wisata Idulfitri nanti.
“Kami dari tim Satgas Ramadan Idulfitri dari ESDM datang ke Kota Makassar ini untuk melihat ketersediaan BBM, juga nanti listrik dan elpiji,” ujar Muhammad Mahmud Azhar Lubis, Staf Khusus Menteri ESDM, Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan, langkah ini untuk meyakinkan publik bahwa infrastruktur dan pasokan dalam kondisi aman. Mengingat, lonjakan mobilitas pasti akan sangat tinggi.
Hasil pengecekan di lapangan? Menurut Mahmud, stok energi terpantau aman dan mencukupi. “Tadi sudah kita cek ketersediaan LPG dan BBM, cukup. Jadi kami harapkan konsumen pun merasa aman dan tidak perlu menyimpan stok banyak-banyak,” jelasnya. Pesannya sederhana: jangan sampai terjadi panic buying.
Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga juga telah membentuk satuan tugas khusus. Direktur Pemasaran Korporat mereka, Alimuddin Baso, mengatakan satgas itu dibentuk agar layanan energi selama Ramadan dan Lebaran berjalan optimal.
“Kami ingin memastikan teman-teman yang sedang berlibur bisa terlayani dengan baik,” kata Alimuddin.
Ia juga menekankan peran strategis Integrated Terminal Makassar. “Hampir 60 backbone supply BBM itu dari Timur, khusus di Sulawesi dari sini,” tambahnya. Artinya, terminal ini jadi penopang utama distribusi BBM untuk seluruh wilayah Sulawesi, bahkan Indonesia bagian Timur.
Tak cuma BBM dan elpiji, kesiapan avtur di Bandara Sultan Hasanuddin turut diperiksa. Bandara ini kan salah satu hub utama di kawasan Timur. Sehari sebelumnya, Sabtu (14/3), tim juga menyambangi SPBU di Urip Sumoharjo. Mereka mengecek operasional pangkalan LPG di sana sekaligus menyapa pelanggan langsung.
Nah, respons dari masyarakat pun terbilang positif. Seperti yang diungkapkan Enal, seorang pelanggan di SPBU Sam Ratulangi.
“Selama saya mengisi memang tidak ada kendala, semua pelayanannya baik. Khususnya untuk Pertamax juga tidak begitu antre, langsung isi,” ujarnya.
Pendapat senada datang dari Muhammad Fadli. Ia menilai pelayanan di SPBU ramah dan memudahkan. “Kalau saya termasuk puas dengan pelayanannya, sangat ramah operatornya. Untuk cari BBM juga mudah sekali,” katanya.
Kemudahan lain dirasakan Dewi Astuti, pelanggan di SPBU Urip Sumoharjo. Ia mengapresiasi fasilitas yang diberikan.
“Kami bisa salat di tempat yang bersih, terus toiletnya juga sudah memungkinkan. Apalagi sekarang untuk arus mudik menjelang Lebaran, sangat membantu,” tutur Dewi.
Dari pantauan lapangan dan tanggapan warga, upaya memastikan keandalan pasokan energi jelang Lebaran ini berjalan sesuai harapan. Semua pihak berharap kelancaran ini bisa bertahan hingga puncak arus mudik nanti.
Artikel Terkait
Saham BRI Tertekan, Dirut Sebut Fundamental Solid dan Imbau Investor Fokus pada Dividen
Pemerintah Targetkan Program B50 Serap 1,9 Juta Tenaga Kerja pada 2026
ESSA Cetak Laba Bersih Melonjak 131 Persen di Awal 2026, Didorong Kenaikan Harga Amoniak
Powell Tolak Mundur, Pilih Lanjut sebagai Gubernur The Fed Usai Jabatan Ketua Berakhir