Harga CPO Menguat Pekan Kedua Berkat Sentimen Positif Pasar China

- Minggu, 15 Maret 2026 | 14:20 WIB
Harga CPO Menguat Pekan Kedua Berkat Sentimen Positif Pasar China

Harga minyak sawit mentah atau CPO kembali menunjukkan tren positif. Pada Jumat (13/3/2026), harganya menguat dan mencatat kenaikan untuk pekan kedua berturut-turut. Apa penyebabnya? Ternyata, penguatan harga minyak nabati pesaing di pasar Dalian, China, memberi angin segar.

Kontrak acuan CPO untuk pengiriman Mei di bursa Malaysia ditutup naik 0,51 persen, berada di level 4.564 ringgit per ton. Kalau dilihat pergerakan sepekan, kenaikannya cukup signifikan, sekitar 4,56 persen. Ini bukan kenaikan kecil.

Di sisi lain, pasar China memang tampak bergairah. Kontrak minyak kedelai dan minyak sawit di Dalian Commodity Exchange sama-sama naik lebih dari satu persen pada hari yang sama. Namun begitu, ceritanya berbeda di Chicago. Harga minyak kedelai di sana justru melemah tipis, hanya 0,04 persen.

Seperti biasa, pergerakan CPO memang kerap mengikuti minyak nabati lain. Mereka semua berebut porsi di pasar global. Jadi, naik turunnya harga di satu tempat bisa pengaruhi yang lain.

Sementara itu, dari sektor energi, ada kabar yang agak menahan laju. Uji jalan untuk biodiesel B50 di Indonesia diperkirakan molor. Menurut Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), penyelesaiannya tidak akan lebih cepat dari target awal Kementerian ESDM, yaitu sekitar Juni atau Juli tahun ini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar