Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bandung untuk periode 2026-2029 menjadi momentum kebangkitan partai tersebut dalam memperkuat soliditas organisasi dan kerja politik di tengah masyarakat menjelang Pemilu 2029. Hal itu ditegaskan oleh anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv, yang menyebut momen ini sebagai titik awal bagi partai untuk kembali menunjukkan eksistensinya di daerah.
Rajiv mengakui bahwa selama satu tahun terakhir, NasDem Kabupaten Bandung kerap dipandang sebelah mata. Namun, ia optimistis bahwa kepemimpinan baru di bawah Ketua DPD Tia Fitriani mampu membuktikan kekuatan politik partai di tingkat lokal.
“Ini momentum besar bagi NasDem Kabupaten Bandung. Saya bersama Kak Tia sebagai Ketua DPD NasDem Kabupaten Bandung akan bekerja serius ke depannya,” ujar Rajiv dalam sambutannya saat acara pelantikan yang digelar pada Minggu (14/6/2026).
Menurut Rajiv, ke depan ia akan membuktikan kepada seluruh struktur partai, mulai dari tingkat daerah hingga pusat, bahwa NasDem Kabupaten Bandung memiliki potensi besar untuk berkembang dan memperkuat posisinya pada pemilu mendatang. Ia menyebut pelantikan ini sebagai momen kebangkitan yang tidak biasa.
“Hari ini adalah momentum tepat, NasDem Kabupaten Bandung reborn. NasDem Kabupaten Bandung bangkit, dan bangkitnya bukan sekadar bangkit, tetapi bangkitnya berkaliber,” kata anggota Komisi IV DPR RI tersebut.
Rajiv mengakui bahwa perjalanan politiknya hingga bisa duduk di kursi legislatif di Kompleks Parlemen Senayan tidak terlepas dari dukungan partai serta para kader yang berjuang bersama membesarkan NasDem. Oleh karena itu, ia meminta seluruh kader dan pengurus untuk menjaga soliditas organisasi serta mengedepankan kerja sama dalam menghadapi berbagai dinamika politik yang terus berkembang.
Menurut Rajiv, hal yang paling penting saat ini adalah anggota DPRD Fraksi Partai NasDem di Kabupaten Bandung meningkatkan komunikasi dan kolaborasi demi menjaga eksistensi partai. Termasuk membangun hubungan baik dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat.
“Yang bisa bikin kita bertahan hanya komunikasi. Yang bisa bikin kita bertahan adalah kerja sama dan komunikasi,” tuturnya.
Di sisi lain, Rajiv meminta para kader untuk tidak terjebak pada pembahasan soal kontestasi politik sejak dini. Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan Partai NasDem tetap eksis, menjaga kursi yang telah diraih, bahkan menambah kekuatan politik pada pemilu nanti.
“Masalah pemilu nanti kita pikirkan. Bagaimana caranya NasDem tetap eksis, kursi yang ada hari ini bisa bertahan bahkan bertambah, itu saja dulu,” jelas Rajiv.
Untuk memperkuat basis partai, Rajiv berencana meningkatkan koordinasi dengan para pengurus DPC Partai NasDem di tingkat kecamatan Kabupaten Bandung. Ia menilai kerja politik harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat.
“Kita buktikan dengan bekerja, kita mendekatkan diri kepada masyarakat. Karena saya percaya kerja politik itu bukan kerja jangka pendek, kerja politik adalah kerja jangka panjang,” tegas Rajiv.
Rajiv mencontohkan upayanya dalam menjaga kedekatan dengan konstituen melalui kegiatan reses yang rutin dilakukan di daerah pemilihannya, yakni Dapil Provinsi Jawa Barat II yang meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
“Saatnya kita kerja bersama, kita jaga soliditas karena kita pakai seragam NasDem ini semua bersaudara. Ketika kerja bersama, saya bekerja sesuai tenaga untuk membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat,” ucapnya.
Rajiv pun mengajak seluruh kader dan pengurus Partai NasDem di Kabupaten Bandung untuk tetap menjaga persatuan agar partai berhasil menghadapi tantangan politik ke depan.
“Kita butuh persatuan, tanpa persatuan ya selamat jalan. Saya yakin dengan kepengurusan sekarang, partai bisa semakin solid dan masyarakat bisa merasakan kehadiran Partai NasDem ke depan,” kata Rajiv.
Acara pelantikan Pengurus DPD Partai NasDem periode 2026-2029 yang diketuai Tia Fitriani itu dihadiri oleh Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Mamat Rahmat dan Sekretaris DPW Partai NasDem Jawa Barat Hendi Sutresna. Selain itu, hadir pula Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, Wakapolres Kota Bandung AKBP Putu Hendra Binangkari, Dandim Kabupaten Bandung, serta sejumlah anggota DPRD Jawa Barat dari fraksi lain.
Artikel Terkait
KSP Dorong Perpres Pengelolaan Koperasi Merah Putih Segera Terbit
Renovasi Istana Gebang di Blitar Murni untuk Kepentingan Publik, Tegaskan PDIP
Kebakaran Hebat di Cikupa Hanguskan Enam Gudang, Satu Orang Terluka
Festival Muharram di Jakarta Ditargetkan Dikunjungi 5.000 Orang Selama Dua Hari