Gen Z dan Harapan Baru di Balik Lumpur Tambak Udang

- Selasa, 13 Januari 2026 | 10:06 WIB
Gen Z dan Harapan Baru di Balik Lumpur Tambak Udang

Budaya Kerja yang Jadi Penghalang

Penghambat terbesarnya seringkali adalah budaya kerjanya yang ketinggalan zaman. Gaya kepemimpinan yang otoriter, komunikasi satu arah, dan minim dialog masih banyak ditemui. Padahal, penelitian Hochman & Gavish (2021) menunjukkan bahwa generasi muda sangat terpengaruh oleh kepemimpinan yang partisipatif dan suportif.

Gen Z terbiasa dengan umpan balik cepat dan keterbukaan. Masuk ke lingkungan kerja yang menormalisasi bentakan dan lembur tanpa kompensasi yang jelas? Minat mereka pasti luntur seketika. Jadi, masalahnya bukan pada keengganan mereka untuk berkotor-kotor. Tapi, pada sistem yang tidak menawarkan masa depan di balik lumpur itu.

Lalu, Apa yang Dicari Gen Z?

Secara garis besar, ada empat hal utama yang dicari Gen Z dalam pekerjaan: makna, kesempatan belajar, keadilan, dan peta karir yang jelas (Deloitte, 2023). Di dunia tambak, ini bisa diterjemahkan menjadi:

Pertama, kejelasan jenjang karir. Jangan cuma status "pekerja kolam" selamanya.

Kedua, ada peluang untuk belajar dan dapat sertifikasi, baik teknis maupun manajerial.

Ketiga, lingkungan kerja yang manusiawi. Keselamatan kerja dijaga, jam kerja rasional, dan komunikasi yang sehat.

Keempat, narasi bahwa profesi ini bermartabat. Mereka adalah produsen pangan strategis, bukan sekadar tenaga kasar.

Jadi, Masih Maukah Mereka?

Jawabannya: mau, tapi dengan syarat. Syaratnya bukan cuma gaji besar, melainkan perubahan mendasar dalam memandang kerja lapangan. Banyak tambak punya teknologi canggih, tapi visi dalam mengelola sumber daya manusianya seringkali tertinggal.

Kalau format kerjanya tetap keras, tertutup, dan tanpa prospek, krisis regenerasi tinggal menunggu waktu. Tapi, jika sektor ini berani bertransformasi menjadi ruang belajar dan berkarya yang penuh makna, saya yakin Gen Z tidak akan sungkan untuk turun ke lapangan.

Pada akhirnya, mereka tidak meninggalkan lumpur. Mereka meninggalkan sistem yang tidak memberi harapan.


Halaman:

Komentar