PT Nippon Indosari Corporindo, atau yang lebih dikenal publik sebagai Sari Roti, punya rencana baru yang cukup mengejutkan. Perusahaan raksasa roti itu tak cuma fokus pada makanan manusia, tapi kini bersiap masuk ke bisnis pakan hewan ternak. Langkah ini diambil demi mendongkrak kinerja keuangan mereka ke depannya.
Intinya, mereka akan menambah lini usaha baru: Industri Ransum Pakan Hewan. Yang menarik, bahan bakunya bakal diambil dari sisa-sisa produksi roti yang selama ini mungkin terbuang. Jadi, selain buka bisnis baru, mereka juga mengatasi persoalan limbah.
Manajemen ROTI menjelaskan lebih detail lewat keterbukaan informasi di akhir pekan lalu.
Begitu kira-kira penjelasan mereka.
Lalu, apakah rencana ini feasible? Menurut Laporan Ringkas Uji Kelayakan Usaha dari KJPP Rengganis, Hamid & Rekan, peluang pasarnya terbuka lebar. Pasar pakan ternak dinilai terus berkembang, salah satunya didorong oleh ekspansi peternakan ayam petelur akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah.
Artikel Terkait
IHSG Menguat Tipis ke 8.235,49 Didorong Aksi Beli di Saham-Saham Emiten Tertentu
Rupiah Melemah ke Rp16.787, Dihantui Ketegangan Geopolitik dan Tarif AS
Cimory Catat Laba Bersih Rp2,03 Triliun di 2025, Tumbuh 33,8 Persen
Direktur BLTA A Yulian Hery Ernanto Mundur, Saham Anjlok 2,38%