IHSG Menguat Tipis ke 8.235,49 Didorong Aksi Beli di Saham-Saham Emiten Tertentu

- Jumat, 27 Februari 2026 | 16:50 WIB
IHSG Menguat Tipis ke 8.235,49 Didorong Aksi Beli di Saham-Saham Emiten Tertentu

Jumat sore (27/2/2026), IHSG berhasil menutup perdagangan di wilayah positif. Penguatannya memang tipis, cuma 0,23 poin, tapi cukup untuk mendorong indeks ke level 8.235,49. Suasana pasar terlihat cukup beragam hari ini.

Kalau dilihat pergerakannya, saham yang naik jumlahnya sedikit lebih banyak ketimbang yang turun. Tercatat 352 saham menguat, sementara 338 lainnya melemah. Ada juga 268 saham yang harganya cenderung datar-datar saja, stagnan. Di sisi lain, kapitalisasi pasar ikut terdongkak, walau sedikit, menjadi Rp14.787 triliun.

Aktivitas perdagangan terbilang sibuk. Frekuensi transaksi mencapai 2,490 juta kali dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 45,52 miliar. Nilainya? Tidak main-main, Rp37,83 triliun berpindah tangan hari ini.

Secara sektoral, mayoritas indeks memang berpendar hijau. Namun begitu, tidak semua sektor ikut merasakan kehangatan itu. Beberapa justru terperosok ke zona merah, yaitu sektor konsumer nonsiklikal, keuangan, infrastruktur, dan kesehatan.

Nah, untuk saham-saham yang jadi bintang hari ini, pergerakannya cukup tajam. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melesat 32,92 persen ke level Rp214. Di belakangnya, ada PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang naik 21,90 persen ke Rp640.

PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) juga tak kalah perkasa, menanjak 16,88 persen ke harga Rp90 per saham.

Tapi tentu, di balik kenaikan itu selalu ada saham-saham yang tertekan. Posisi terburuk ditempati oleh PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) yang anjlok 14,86 persen ke Rp1.260.

PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) dan PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) ikut terpuruk. POLI merosot 14,77 persen ke Rp1.500, sementara JAYA melemah 14,68 persen ke Rp186. Pasar memang selalu punya dua sisi, bukan?

(Dhera Arizona)

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar