MURIANETWORK.COM - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, memberikan tanggapannya terkait kepindahan asistennya, Erwan Hendarwanto. Erwan resmi meninggalkan Laskar Mataram di tengah perjalanan kompetisi BRI Super League 2025/2026 untuk bergabung dengan Garudayaksa FC di Pegadaian Championship. Van Gastel mengungkapkan bahwa keputusan tersebut didorong oleh ambisi Erwan untuk menjajaki peran sebagai pelatih kepala.
Keputusan Berangkat Didasari Ambisi Karier
Pengumuman resmi perpisahan antara PSIM dan Erwan Hendarwanto disampaikan oleh manajemen klub pada Minggu (9/2/2026) malam WIB. Kepergian sosok yang berjasa membawa tim promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini tentu menarik perhatian publik. Van Gastel, dalam penjelasannya, menekankan bahwa langkah tersebut sepenuhnya didukung oleh klub demi mendukung perkembangan karier asistennya.
Menurut pelatih asal Belanda itu, faktor utama di balik keputusan Erwan adalah keinginan kuat untuk memimpin sebuah tim secara mandiri. Tawaran dari Garudayaksa FC dipandang sebagai kesempatan yang tepat untuk mewujudkan ambisi tersebut.
"Pertama-tama, dia datang dengan permintaan untuk pergi ke Garudayaksa karena ambisinya adalah menjadi pelatih kepala," tutur Van Gastel.
Artikel Terkait
Subaru Sambar 2026 Perbarui Fitur Keselamatan, Pertahankan Desain Ikonik
Petugas Bersihkan Tumpukan Sampah Pasar Kramat Jati, Tapi Hanya Bantuan Darurat
Mayjen (Purn) Soenarko Pimpin Gugatan Warga ke PN Jaksel Soal Penanganan Kasus Ijazah Presiden
IHSG Anjlok 1,74% di Awal Pekan, Sentimen Global Tekan Pasar