Arus Balik Lebaran 2026 Masih Padat, Kedatangan di Stasiun Jakarta Capai 52.896 Penumpang

- Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 Masih Padat, Kedatangan di Stasiun Jakarta Capai 52.896 Penumpang

Arus balik Lebaran 2026 belum juga menunjukkan tanda-tanda mereda. Minggu kemarin, tepatnya tanggal 29 Maret, wilayah operasional Daop 1 Jakarta kembali ramai oleh kedatangan penumpang kereta api. Angkanya cukup signifikan: 52.896 orang tiba di berbagai stasiun utama.

Kalau dibandingin dengan yang berangkat, selisihnya lumayan. Data yang sama mencatat, jumlah keberangkatan hari itu cuma 36.994 penumpang. Artinya, ada lebih banyak orang yang masuk Jakarta ketimbang yang pulang kampung atau melanjutkan perjalanan.

Franoto Wibowo, selaku Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, memberikan konfirmasi. Menurutnya, tren ini sudah berlangsung sejak 23 Maret lalu.

“Pada hari ini, volume kedatangan penumpang mencapai 52.896 orang, lebih tinggi dibandingkan keberangkatan yang tercatat 36.994 penumpang,”

Ujarnya, menerangkan bahwa angka kedatangan konsisten bertengger di atas 50 ribu penumpang setiap harinya selama periode puncak ini.

Lalu, stasiun mana saja yang paling padat? Pasar Senen memimpin dengan 18.753 penumpang yang turun. Posisi kedua ditempati Gambir, yang mencatat 15.689 kedatangan.

Di sisi lain, sejumlah stasiun penyangga di sekitar Jakarta juga ikut ramai. Bekasi menerima 7.436 penumpang, disusul Jatinegara (5.195), Cikarang (3.014), Cikampek (1.549), dan Karawang (1.260). Rata-rata, para pemudik ini datang dari kota-kota besar di Jawa seperti Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan tentu saja Bandung.

Suasana stasiun pun masih terasa seperti puncak arus balik. Meski terlihat lelah, wajah-wajah yang turun dari kereta sebagian besar terlihat lega telah sampai tujuan. Petugas berjaga di mana-mana, membantu mengarahkan laju penumpang yang membawa banyak barang bawaan.

Nampaknya, gelombang kepulangan ini masih akan berlanjut beberapa hari ke depan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar