Persib Bandung Juara Tiga Musim Beruntun, Borneo FC Raih Tiga Penghargaan Kolektif

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:35 WIB
Persib Bandung Juara Tiga Musim Beruntun, Borneo FC Raih Tiga Penghargaan Kolektif

Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League musim 2025-2026, resmi menuntaskan seluruh rangkaian pertandingannya. Persib Bandung keluar sebagai juara utama setelah menorehkan sejarah sebagai klub pertama yang meraih gelar juara tiga musim beruntun di era Liga Indonesia. Kepastian tersebut didapat setelah Maung Bandung bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) sore WIB.

Musim ini menyajikan persaingan yang sangat ketat hingga pekan terakhir. Borneo FC sempat memberikan tekanan besar setelah menang telak 7-1 atas Malut United pada laga pamungkas. Namun, skuad Pesut Etam harus puas finis di posisi kedua meskipun mengoleksi poin yang sama dengan Persib, yakni 79 angka. Keunggulan regulasi pertemuan atau head-to-head menjadi penentu kelolosan Persib sebagai kampiun.

Di luar perebutan gelar juara, operator liga juga merilis daftar lengkap penghargaan bagi tim maupun individu yang tampil gemilang sepanjang musim. Borneo FC, meskipun gagal membawa pulang trofi utama, berhasil memborong tiga penghargaan kolektif sekaligus. Tim asuhan Fabio Lefundes ini dianugerahi Fair Play Award sebagai tim paling sportif, sekaligus dinobatkan sebagai tim paling produktif dengan 74 gol, serta klub dengan jumlah kemenangan terbanyak, yaitu 25 kali.

Pada kategori individu, dua pilar utama Borneo FC sukses meraih penghargaan. Penjaga gawang Nadeo Argawinata dinobatkan sebagai Kiper Terbaik, sementara penyerang sayap Mariano Peralta terpilih sebagai Pemain Terbaik (Best Player) Super League musim ini. Peralta menutup musim dengan torehan 20 gol setelah mencetak dua gol ke gawang Malut United pada laga terakhir, melampaui catatan para pesaingnya seperti Alex Martins dan Dalberto.

Sementara itu, gelar pencetak gol terbanyak atau top skor jatuh ke tangan bomber Malut United, David da Silva. Penyerang asal Brasil itu berhak membawa pulang trofi Sepatu Emas setelah mengoleksi 23 gol sepanjang musim, meskipun timnya harus menelan kekalahan telak dari Borneo FC pada pertandingan penutup.

Di sisi lain, keberhasilan Persib Bandung mempertahankan gelar juara tiga musim beruntun tidak lepas dari peran arsitek taktiknya, Bojan Hodak. Pelatih asal Kroania itu dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik berkat kemampuannya meramu strategi yang konsisten. Adapun talenta muda milik Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, sukses menyabet gelar Pemain Muda Terkat berkat performa impresifnya yang stabil sepanjang musim.

Berikut daftar lengkap peraih penghargaan Super League 2025-2026:

Juara Utama: Persib Bandung

Pemain Terbaik (Best Player): Mariano Peralta (Borneo FC)

Top Skor: David da Silva (Malut United - 23 Gol)

Pelatih Terbaik (Best Coach): Bojan Hodak (Persib Bandung)

Kiper Terbaik: Nadeo Argawinata (Borneo FC)

Pemain Muda Terbaik: Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)

Gol Terbaik: Muhammad Iqbal (PSIM Yogyakarta)

Tim Fair Play (Fair Play Award): Borneo FC

Daftar Tim Impian (Best XI) Super League 2025-2026:

Kiper: Nadeo Argawinata

Belakang: Catur Pamungkas, Federico Barba, Joao Ferrari, Dony Tri Pamungkas

Gelandang: Juan Villa, Thom Haye, Francisco Rivera

Penyerang: Beckham Putra, David da Silva, Mariano Peralta

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar