Marcos Santos Persembahkan Kemenangan Arema FC atas PSIM untuk Aremania

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 02:45 WIB
Marcos Santos Persembahkan Kemenangan Arema FC atas PSIM untuk Aremania

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mendedikasikan kemenangan 3-1 atas PSIM Yogyakarta dalam laga pamungkas Super League secara khusus kepada Aremania. Hasil positif yang diraih di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat, 22 Mei 2026, itu ia persembahkan untuk kesetiaan para suporter yang memadati tribun.

"Saya sangat senang dengan kehadiran para Aremania dengan jumlah yang banyak, kemenangan ini untuk suporter," ujar Marcos dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Kehadiran ribuan suporter, menurut pelatih asal Brasil itu, menjadi pelecut semangat bagi anak asuhnya untuk tampil maksimal. Sepanjang laga, para pemain Arema FC menunjukkan determinasi tinggi hingga akhirnya berhasil membobol gawang lawan sebanyak tiga kali.

Meski meraih kemenangan, Marcos mengakui bahwa PSIM Yogyakarta bukanlah lawan yang mudah. Tim tamu dinilainya memiliki materi pemain berkualitas di setiap lini dan mampu merepotkan pertahanan Arema. "Tentu ini pertandingan yang sulit karena PSIM tim kuat dan dilatih oleh pelatih berkualitas," katanya.

Kemenangan ini membawa dampak positif bagi posisi Arema FC di papan klasemen. Singo Edan julukan Arema FC mengakhiri kompetisi di urutan kesembilan dengan koleksi 48 poin dari 34 pertandingan. Posisi tersebut naik satu peringkat dari sebelumnya yang berada di urutan ke-10. Hasil ini sekaligus melengkapi catatan kemenangan beruntun Arema dalam tiga laga terakhir liga.

Kiper Arema, Adi Satryo, menambahkan bahwa keberhasilan tim tidak lepas dari dukungan banyak pihak, terutama suporter. "Tentu ketika di lapangan hal itu mampu membuat kami sebagai pemain jauh bermain lebih bertenaga," tuturnya.

Adi menilai musim ini berjalan cukup berat baginya secara pribadi. Ia beberapa kali harus absen akibat cedera. Namun, kondisinya perlahan membaik berkat dukungan dan motivasi dari seluruh elemen tim. Secara khusus, pemain berusia 24 tahun itu mengapresiasi peran Marcos Santos dalam proses pemulihannya.

"Contohnya di pertandingan kali ini yang menjadi pertandingan pertama saya setelah cedera panjang, beliau (Marcos Santos) datang untuk menenangkan sehingga saya bisa nyaman di lapangan," ucapnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar