Ketertarikan Juventus terhadap Tijjani Reijnders di bursa transfer musim panas 2026 mulai mengemuka di tengah kebutuhan mendesak klub asal Turin itu akan gelandang kreatif. Pemain keturunan Indonesia yang saat ini membela Manchester City tersebut dirumorkan akan meninggalkan Etihad Stadium setelah jarang mendapat kesempatan sebagai starter.
Kreativitas menjadi masalah utama yang dihadapi Juventus pada musim 2025-2026. Klub berjuluk Bianconeri itu membutuhkan seorang gelandang yang tidak hanya mampu mengatur permainan, tetapi juga haus gol untuk menunjang performa lini depan. Sebelumnya, Juventus sempat mengincar Bernardo Silva yang kontraknya bersama Manchester City akan habis pada 30 Juni 2026 dan bisa didatangkan secara gratis. Namun, gelandang asal Portugal itu dikabarkan semakin dekat dengan Atletico Madrid, sehingga Juventus terpaksa mengalihkan target ke pemain lain, dan Reijnders pun menjadi pilihan.
Reijnders bukanlah nama asing di Serie A. Ia telah berpengalaman membela AC Milan dari 2023 hingga 2025, menorehkan 19 gol dan sembilan assist dalam 104 pertandingan di semua kompetisi, serta menyumbangkan satu trofi Piala Super Italia. Kini, pemain Timnas Belanda itu tengah menjalani musim perdananya bersama Manchester City setelah didatangkan pada musim panas 2025. Meskipun mengoleksi tujuh gol dan delapan assist dalam 46 pertandingan di semua kompetisi, ia jarang diturunkan sebagai starter.
Dikutip dari laporan media Italia, Manchester City siap melepas Reijnders di bursa transfer musim panas 2026. Klub peminat bahkan diberi opsi untuk meminjam pemain tersebut lebih dulu. Namun, di akhir masa peminjaman, klub harus mempermanenkan sang pemain dengan mahar 40 juta euro, atau setara dengan sekitar Rp819 miliar. Nilai tersebut dinilai akan memberatkan keuangan Juventus, apalagi Reijnders disebut meminta gaji sebesar tujuh juta euro per tahun, atau setara dengan sekitar Rp143,3 miliar.
Di sisi lain, keputusan Reijnders untuk pindah ke Turin juga belum pasti. Ia disebut belum tentu berminat bergabung dengan Juventus jika klub tersebut gagal lolos ke Liga Champions musim 2026-2027. Karena itu, Juventus harus mulai mempertimbangkan alternatif lain. Namun, dari sudut pandang Reijnders, pindah ke Juventus dan kembali ke Italia bisa menjadi opsi yang baik untuk menyelamatkan kariernya yang tengah meredup di Manchester City.
Artikel Terkait
42 Pesawat Militer AS Hancur atau Rusak Parah dalam Konflik di Iran, Biaya Operasi Tembus 29 Miliar Dolar
Menkeu Tunggu Arahan Presiden soal Nasib Dirjen Bea Cukai yang Terseret Kasus Suap Blue Ray
Ahli Pastikan Air Soda Tidak Sebabkan Kanker Usus Besar, Faktor Risiko Utama Justru Gaya Hidup
Serangan Drone Ukraina di Asrama Lugansk Tewaskan 6 Orang, Rusia Ancam Balas Dendam