IHSG Berhasil Balik Arah ke Zona Hijau di Sesi I, Ditutup Menguat 0,30 Persen

- Jumat, 22 Mei 2026 | 12:50 WIB
IHSG Berhasil Balik Arah ke Zona Hijau di Sesi I, Ditutup Menguat 0,30 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil membalikkan arah dan ditutup menguat pada sesi pertama perdagangan, Jumat (22/5/2026), setelah sempat terpuruk di zona merah. Indeks acuan bursa saham nasional itu naik 0,30 persen ke level 6.113,44, pulih dari tekanan jual yang terjadi sejak awal sesi.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG langsung terkoreksi ke posisi 6.056 dan terus merosot hingga menyentuh titik terendah harian di angka 5.966,86. Namun, tekanan jual berangsur mereda menjelang akhir sesi pertama, mendorong indeks kembali ke jalur positif.

Sepanjang sesi ini, pergerakan saham masih memperlihatkan pertarungan yang ketat. Sebanyak 346 saham tercatat menguat, sementara 372 saham lainnya melemah, dan 241 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp10,16 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 18,50 miliar saham.

Sementara itu, mayoritas indeks sektoral masih terperangkap di zona merah. Indeks LQ45 turun 0,14 persen, SRI-KEHATi melemah 0,91 persen, dan JII terkoreksi 0,15 persen. Di sisi lain, ISSI berhasil mencatatkan penguatan sebesar 0,39 persen, diikuti IDX30 yang naik tipis 0,02 persen.

Dari sisi sektoral, beberapa sektor berhasil memangkas penurunan dan bahkan mencatat penguatan. Sektor transportasi, industri, infrastruktur, bahan baku, siklikal, dan energi menjadi motor penggerak. Sektor energi tercatat melonjak paling tajam, yakni 2,31 persen.

Namun, sejumlah sektor lainnya masih berada dalam tekanan. Sektor teknologi, keuangan, kesehatan, non-siklikal, dan properti masih terpantau melemah hingga akhir sesi pertama.

Di papan perdagangan, saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 23,85 persen. Disusul oleh PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) yang naik 23,53 persen, dan PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) yang menguat 20,37 persen.

Sebaliknya, posisi top losers dihuni oleh PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang ambles 14,79 persen, PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) turun 14,55 persen, dan PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) yang melemah 14,42 persen.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar