Suasana di Gang-gang Kelurahan Sukahaji, Babakan Ciparay, Bandung, Rabu (3/12) siang, perlahan mulai tenang. Padahal, beberapa jam sebelumnya, lokasi itu sempat menjadi medan bentrok yang mencekam antara dua kelompok warga. Pemicunya, lagi-lagi, soal sebidang tanah yang masih jadi sengketa.
Menurut sejumlah saksi, keributan sudah mulai terjadi sejak pukul sepuluh pagi. Suara teriakan dan kericuhan memecah kesunyian permukiman padat itu.
"Dari pagi, jam 10-an lah," ujar Agus (38), seorang warga yang menyaksikan kejadian itu.
Agus menambahkan, suasana saat itu benar-benar panas. Ia melihat dengan jelas sekelompok massa yang datang dengan persenjataan yang berbahaya.
"Saya lihat kalau yang bawa golok dan molotov," katanya, menggambarkan betapa situasinya hampir tak terkendali.
Di sisi lain, keterangan dari Ketua RW setempat, Nandang, sedikit menguak latar belakang insiden. Menurutnya, bentrok ini berawal dari upaya pembongkaran paksa sebuah rumah warga. Sayangnya, cara yang dipilih melibatkan aksi massa yang justru memantik amarah.
"Ya, ini untuk pembongkaran cuma sayangnya itu pake ormas gitu aja. Kan nggak mau tadi, kan yang rugi warga," tutur Nandang dengan nada kesal.
Artikel Terkait
Es Gabus dan Tuduhan Palsu: Kisah Sudrajat yang Teraniaya
Cairan Berbau Tajam Disemprotkan ke Ilhan Omar di Tengah Acara Town Hall
BMKG: Hujan di Jawa-Bali Baru Reda Maret, Sumatera Justru Basah Saat Kemarau
KPK Buka Peluang Pemeriksaan Jokowi Terkait Kasus Kuota Haji