Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin punya pesan khusus buat para pemudik yang memilih naik sepeda motor. Intinya sih, hati-hati di jalan. Tapi ada satu hal praktis yang dia tekankan: jangan paksakan diri. Usahakan beristirahat tiap dua atau tiga jam sekali. Menurutnya, ritme istirahat seperti itu bisa bikin perjalanan jauh jadi lebih nyaman dan yang paling penting, aman.
Dalam sambutannya di acara Mudik Gratis Polri Presisi di Jakarta, Rabu lalu, Budi mengapresiasi penurunan angka kecelakaan di jalur tol. Perbaikan infrastruktur dan pemeriksaan kesehatan pengemudi disebutnya berhasil memberi dampak positif.
Namun begitu, dia justru melihat ada ancaman baru. Perhatiannya kini tertuju ke jalur arteri, yang berpotensi menjadi lokasi baru bagi kejadian kecelakaan. Makanya, imbauan untuk rajin beristirahat itu dia sampaikan khusus untuk para pengendara motor.
"Kalau sudah 2-3 jam (perjalanan), berhenti dulu," ujar Budi.
Dia lalu menambahkan, fasilitas untuk istirahat sebenarnya sudah disiapkan. Kerja sama dengan Menteri Perhubungan dan Kapolri telah menyediakan masjid yang bisa difungsikan sebagai rest area di jalur arteri. Pos kesehatan juga ada di sana.
"Jadi bisa mampir ke sana," katanya menegaskan.
Budi tidak main-main soal ini. Kecelakaan lalu lintas, dalam pandangannya, adalah salah satu faktor kunci yang bisa mengganggu kesehatan pemudik begitu sampai di kampung halaman. Bisa dibayangkan, perjalanan yang melelahkan langsung berujung pada insiden di jalan. Alih-alih bersilaturahmi dengan sehat, malah berakhir di rumah sakit.
Di sisi lain, pesan ini juga bukan sekadar imbauan dari dirinya sendiri. Budi menyelipkan pesan dari Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan seluruh masyarakat Indonesia tetap sehat, mulai dari berangkat mudik sampai nanti kembali ke kota.
"Cita-cita Bapak Presiden, keinginan Bapak Presiden, bahwa seluruh masyarakat Indonesia itu bisa dan selalu sehat baik pada pulang mudik dan kembali dari mudik," tutur Budi menyampaikan amanat atasan itu.
Jadi, pesannya sederhana tapi krusial: atur waktu, kenali batas lelah, dan manfaatkan pos-pos yang sudah disediakan. Keselamatan itu nomor satu.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun