Empat prajurit TNI yang diduga menyiram air keras kepada Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, kini sudah diamankan. Tapi, pertanyaan besarnya masih menggantung: apakah mereka bertindak sendiri, atau ada perintah dari orang lain? Puspom TNI masih berusaha menguaknya.
Mayjen Yusri Nuryanto, Danpuspom TNI, mengakui hal itu. Dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026), ia menjelaskan proses penyelidikan masih berjalan.
"Soal perintah dari siapa, kita masih mendalami. Butuh pengumpulan saksi dan bukti-bukti yang ada," ujar Yusri.
Keempat prajurit itu kini menjalani pemeriksaan intensif. Mereka berasal dari BAIS TNI, dengan latar belakang matra yang berbeda ada yang dari Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka